<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ITS Archives - Akurat Media News</title>
	<atom:link href="https://akuratmedianews.com/tag/its/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://akuratmedianews.com/tag/its/</link>
	<description>Akurat, Kredibel, Objektif</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 Jan 2021 00:15:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://akuratmedianews.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-logo-akurat-100x75.jpg</url>
	<title>ITS Archives - Akurat Media News</title>
	<link>https://akuratmedianews.com/tag/its/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200504145</site>	<item>
		<title>Handle.it Alat Bantu Gagang Pintu Anti Covid 19 Hasil Rancangan Departemen Desain Interior ITS</title>
		<link>https://akuratmedianews.com/handle-it-alat-bantu-gagang-pintu-anti-covid-19-hasil-rancangan-departemen-desain-interior-its/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=handle-it-alat-bantu-gagang-pintu-anti-covid-19-hasil-rancangan-departemen-desain-interior-its</link>
					<comments>https://akuratmedianews.com/handle-it-alat-bantu-gagang-pintu-anti-covid-19-hasil-rancangan-departemen-desain-interior-its/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2021 00:14:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[ITS]]></category>
		<category><![CDATA[Lawan Covid 19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://akuratmedianews.com/?p=1424</guid>

					<description><![CDATA[<p>Surabaya, AMN &#8211; Pandemi Covid 19 belum berakhir, angka penularannya justru menunjukkan grafik kenaikan. Selama...</p>
<p>The post <a href="https://akuratmedianews.com/handle-it-alat-bantu-gagang-pintu-anti-covid-19-hasil-rancangan-departemen-desain-interior-its/">Handle.it Alat Bantu Gagang Pintu Anti Covid 19 Hasil Rancangan Departemen Desain Interior ITS</a> appeared first on <a href="https://akuratmedianews.com">Akurat Media News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Surabaya, <em>AMN</em></strong> &#8211; Pandemi Covid 19 belum berakhir, angka penularannya justru menunjukkan grafik kenaikan. Selama masa pandemi Covid-19 kita disarankan untuk tidak memegang langsung benda-benda di tempat umum, salah satunya ialah gagang pintu. Menanggapi anjuran tersebut, Lab Sains dan Teknologi Interior, Departemen Desain Interior Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil merancang alat bantu untuk gagang pintu yang diberi nama Handle.it.</p>



<p>Inovasi yang dikerjakan ini ditujukan sebagai bentuk pengabdian masyarakat (Abmas) dalam meminimalisasi penularan virus. Okta Putra Setio Ardianto ST MT, ketua Abmas Lab Sains dan Teknologi Interior ITS mengungkapkan, Senin (25/1/2021), pembuatan Handle.it merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran virus melalui droplet dari penderita Covid-19 yang lazim terjadi.</p>



<p>Droplet ini merupakan cairan yang dikeluarkan seseorang dari hidung atau mulut saat bersin, batuk, bahkan berbicara. Cairan ini dapat menempel pada benda-benda di tempat umum seperti gagang pintu.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p><span class="has-inline-color has-vivid-red-color"><em>Baca juga: </em></span><a href="https://akuratmedianews.com/mengenal-lebih-jauh-i-nose-c-19-alat-pendeteksi-covid-19-melalui-bau-keringat-ketiak/"><em><span class="has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color">Mengenal lebih jauh i-Nose C 19 Alat Pendeteksi Covid 19 melalui Bau Keringat Ketiak</span></em></a></p></blockquote>



<p>Menurut keterangan Okta, desain alat bantu gagang pintu ini dikembangkan sedemikian rupa sampai dapat digunakan dengan prinsip contactless. Dengan begitu, pintu dapat dibuka dan ditutup dengan lengan ataupun siku tanpa harus dipegang langsung menggunakan tangan.<br>“Sebenarnya alat bantu gagang pintu seperti ini sudah ada di beberapa negara lain, namun kami mengembangkan desainnya agar bisa sesuai dengan kondisi tempat terpasangnya alat,” terangnya.</p>



<p>Tak hanya itu, pembuatan alat bantu gagang pintu ini juga menggunakan prinsip design thinking dengan mengembangkan desain baru dari ide hingga pengujian purwarupa menggunakan printer 3D.</p>



<p>Bahan dari alat ini adalah material yang populer dipakai untuk 3D printing, yaitu asam polylactic (PLA+) berwarna solid orange dipadu dengan glow in the dark green.<br>“Alat yang kami buat ini terdiri dari tiga bagian, yaitu main handle, marker, dan secure lock,” jelas dosen Departemen Desain Interior ini.</p>



<p>Dalam pembuatan aksesoris gagang pintu anti Covid-19 ini, dibutuhkan beberapa tahapan.<br>Tahapan pertama adalah pemodelan menggunakan perangkat lunak sketchup, setelah itu masuk ke proses slicing atau mengubah objek menjadi banyak bagian menggunakan ultimaker cura. Kemudian, tahap selanjutnya adalah proses mencetak purwarupa dan diakhiri dengan proses instalasi hasil purwarupa pada gagang pintu.</p>



<p>Okta juga mengucapkan terima kasihnya kepada rekan-rekan dosen serta mahasiswa yang tergabung dalam Lab Sains dan Teknologi Interior ITS atas keberhasilan dibuatnya alat ini.</p>



<p>Dibutuhkan waktu selama tiga minggu untuk proses pengembangan dan dua bulan produksi hingga alat bisa diaplikasikan langsung.<br>“Saat ini, Handle.it telah kami pasang pada area lorong, akses ruang, maupun toilet bangunan di tempat Abmas dilakukan, yaitu gedung Departemen Desain Interior ITS,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Okta menuturkan bahwa ke depannya Handle.it dapat diproduksi lebih besar dan diaplikasikan lebih luas dengan metode produksi yang lebih serius jika masyarakat membutuhkannya.</p>



<p>Utamanya untuk fasilitas publik, sehingga masyarakat mudah beradaptasi dengan kebiasaan baru di masa pandemi.<br>“Kami berharap Handle.it dapat efektif mengurangi penyebaran virus penyebab Covid-19, khususnya di lingkungan kampus Desain Interior ITS,” pungkasnya (<strong>Sof</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://akuratmedianews.com/handle-it-alat-bantu-gagang-pintu-anti-covid-19-hasil-rancangan-departemen-desain-interior-its/">Handle.it Alat Bantu Gagang Pintu Anti Covid 19 Hasil Rancangan Departemen Desain Interior ITS</a> appeared first on <a href="https://akuratmedianews.com">Akurat Media News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://akuratmedianews.com/handle-it-alat-bantu-gagang-pintu-anti-covid-19-hasil-rancangan-departemen-desain-interior-its/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1424</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mengenal lebih jauh i-Nose C 19 Alat Pendeteksi Covid 19 melalui Bau Keringat Ketiak</title>
		<link>https://akuratmedianews.com/mengenal-lebih-jauh-i-nose-c-19-alat-pendeteksi-covid-19-melalui-bau-keringat-ketiak/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mengenal-lebih-jauh-i-nose-c-19-alat-pendeteksi-covid-19-melalui-bau-keringat-ketiak</link>
					<comments>https://akuratmedianews.com/mengenal-lebih-jauh-i-nose-c-19-alat-pendeteksi-covid-19-melalui-bau-keringat-ketiak/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2021 02:09:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[i-Nose C 19]]></category>
		<category><![CDATA[ITS]]></category>
		<category><![CDATA[Lawan Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin covid 19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://akuratmedianews.com/?p=1167</guid>

					<description><![CDATA[<p>Surabaya, AMN – Anak bangsa kembali membuat inovasi dan berkontribusi untuk menghentikan persebaran virus corona...</p>
<p>The post <a href="https://akuratmedianews.com/mengenal-lebih-jauh-i-nose-c-19-alat-pendeteksi-covid-19-melalui-bau-keringat-ketiak/">Mengenal lebih jauh i-Nose C 19 Alat Pendeteksi Covid 19 melalui Bau Keringat Ketiak</a> appeared first on <a href="https://akuratmedianews.com">Akurat Media News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Surabaya, <em>AMN</em></strong> – Anak bangsa kembali membuat inovasi dan berkontribusi untuk menghentikan persebaran virus corona atau covid-19. Kali ini datang dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di Surabaya, Jawa Timur.</p>



<p>Jika selama ini Covid 19 hanya bisa dideteksi melalui test PCR atau Swab dan dengan rapid test. Namun ternyata kini Covid-19 bisa dideteksi lewat bau keringat ketiak.</p>



<p>Penemuan unik tersebut disebut i-Nose C-19, yakni alat yang bisa dideteksi Covid-19 lewat bau keringat ketiak. Ialah Guru besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Drs Ec Ir Riyanarto Sarno MSc PhD mengembangkan inovasi i-Nose C-19.</p>



<p>Inovasi teknologi yang telah melalui tahap satu uji klinis itu pun dipresentasikan di depan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, di rumah dinasnya, Sabtu (16/1/2021).</p>



<p>Tim pengembangan perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan ini dipimpin langsung oleh guru besar dari Departemen Teknik Informatika ITS dan melibatkan mahasiswanya dari jenjang master dan magister. Mahasiswa tersebut adalah Irzal Ahmad Sabila SKom MKom dan Shoffi Izza Sabilla SKom.</p>



<p>i-Nose C-19 merupakan alat screening Covid-19 pertama di dunia yang mendeteksi melalui bau keringat ketiak (axillary sweat odor). i-Nose C-19 bekerja dengan cara mengambil sampel dari bau keringat ketiak seseorang dan memprosesnya menggunakan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.</p>



<p>Dalam paparannya, profesor yang karib disapa Ryan ini menyampaikan bahwa dengan menggunakan screening bau keringat ketiak, teknologi ini memiliki keunggulan dibandingkan screening melalui pernafasan. “Keringat ketiak adalah non-infectious, yang berarti limbah maupun udara buangan i-Nose C-19 tidak mengandung virus Covid-19,” ungkapnya.</p>



<p>Selain itu, lanjutnya, alat ini memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan teknologi screening Covid-19 lainnya. Sampling dan proses berada dalam satu alat, sehingga seseorang dapat langsung melihat hasil screening pada i-Nose C-19. Hal ini tentunya menjamin proses yang lebih cepat.</p>



<p>”i-Nose C-19 juga dilengkapi fitur near-field communication (NFC), sehingga pengisian data cukup dengan menempelkan e-KTP pada alat deteksi cepat Covid-19 ini,” jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Ryan memaparkan bahwa data dalam i-NoseC-19 terjamin handal karena penyimpanannya pada alat maupun cloud. Penggunaan cloud computing mendukung i-Nose C-19 dapat terintegrasi dengan publik, pasien, dokter, rumah sakit maupun laboratorium.</p>



<p>”Dengan berbagai kelebihan yang ada, i-Nose C-19, karya anak bangsa, hadir untuk menjawab tantangan pandemi Covid-19 yang belum terkendali,” ujarnya.</p>



<p>Selain terjamin dari segi biaya karena menggunakan komponen teknologi yang murah, i-Nose C-19 juga tidak membutuhkan keahlian khusus dalam implementasinya.</p>



<p>“Scanner ini dapat dilakukan oleh semua orang dengan perangkat pengaman yang lebih sederhana yakni hanya sarung tangan dan masker sebagai perlindungan dasar,” tuturnya.</p>



<p>Diungkapkan Ryan, i-Nose C-19 merupakan hasil penelitian selama empat tahun yang kemudian dioptimalkan dengan menyesuaikan virus Covid-19 sejak Maret 2019 lalu. Saat ini, i-Nose C-19 telah sampai pada fase satu uji klinis.</p>



<p>“Ke depannya akan ditingkatkan lagi data sampling-nya untuk izin edar dan dapat dikomersialkan ke masyarakat,” ujar dosen Teknik Informatika ITS ini.</p>



<p>Ryan berharap, semoga i-Nose C-19 ini dapat segera dikomersialkan dalam waktu maksimal tiga bulan ke depan. “Melihat semakin meningkatnya penyebaran virus Covid-19 ini dunia membutuhkan banyak teknologi screening yang mudah dan cepat diimplementasikan,” pungkasnya.</p>



<p>Menanggapi inovasi yang diperkenalkan ITS ini, Wagub Jatim menyampaikan bahwa ITS selama ini telah banyak berkordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) dalam mengembangkan perangkat lunak berbasis kecerdasaran buatan, salah satunya i-Nose C-19 ini.</p>



<p>“Tentunya kami dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sangat bersyukur dan siap bersinergi dalam mendukung pengembangan inovasi i-Nose C-19 ini,” tutur Emil usai mendapatkan penjelasan.</p>



<p>Lebih lanjut, orang nomor dua di Jawa Timur ini menyampaikan bahwa penemuan ITS tersebut merupakan terobosan baru, di mana banyak sudah ditemui pendeteksi Covid-19 berbasis cahaya dan suara. “Teranyata berbasis penciuman juga bisa direplikasi oleh elektronik, di mana hal ini dapat ditemukan dalam i-Nose C-19 ini,” tuturnya.</p>



<p>Sebelumnya, Wakil Rektor IV Bambang Pramujati ST MScEng PhD yang turut mendampingi mengungkapkan, jika penemuan yang digagas tim peneliti ITS ini merupakan salah satu lanjutan dari kontribusi ITS di era pandemi Covid-19 saat ini. Nantinya setelah melewati serangkaian uji coba dan peningkatan sampel, diharapkan bisa mempercepat proses pendeteksian orang-orang yang terduga terjangkit virus Covid-19 maupun tidak.</p>



<p>“Dengan adanya inovasi dari ITS ini, kami (ITS) juga meminta dukungan dari Pemprov Jatim untuk bisa bersama-sama memperkenalkan dan mengembangkan penemuan ini lebih lanjut,” ujar Bambang. (<strong>Sof</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://akuratmedianews.com/mengenal-lebih-jauh-i-nose-c-19-alat-pendeteksi-covid-19-melalui-bau-keringat-ketiak/">Mengenal lebih jauh i-Nose C 19 Alat Pendeteksi Covid 19 melalui Bau Keringat Ketiak</a> appeared first on <a href="https://akuratmedianews.com">Akurat Media News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://akuratmedianews.com/mengenal-lebih-jauh-i-nose-c-19-alat-pendeteksi-covid-19-melalui-bau-keringat-ketiak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1167</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
