<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title># LaNyala M Mattalitti # Archives - Akurat Media News</title>
	<atom:link href="https://akuratmedianews.com/tag/lanyala-m-mattalitti/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://akuratmedianews.com/tag/lanyala-m-mattalitti/</link>
	<description>Akurat, Kredibel, Objektif</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Apr 2023 17:14:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://akuratmedianews.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-logo-akurat-100x75.jpg</url>
	<title># LaNyala M Mattalitti # Archives - Akurat Media News</title>
	<link>https://akuratmedianews.com/tag/lanyala-m-mattalitti/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200504145</site>	<item>
		<title>LaNyalla: Perbedaan Lebaran, Pemerintah Fasilitasi Saja, Jangan Jadi Penentu Tunggal</title>
		<link>https://akuratmedianews.com/lanyalla-perbedaan-lebaran-pemerintah-fasilitasi-saja-jangan-jadi-penentu-tunggal/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=lanyalla-perbedaan-lebaran-pemerintah-fasilitasi-saja-jangan-jadi-penentu-tunggal</link>
					<comments>https://akuratmedianews.com/lanyalla-perbedaan-lebaran-pemerintah-fasilitasi-saja-jangan-jadi-penentu-tunggal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Apr 2023 17:14:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[# LaNyala M Mattalitti #]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://akuratmedianews.com/?p=32183</guid>

					<description><![CDATA[<p>LaNyalla </p>
<p>The post <a href="https://akuratmedianews.com/lanyalla-perbedaan-lebaran-pemerintah-fasilitasi-saja-jangan-jadi-penentu-tunggal/">LaNyalla: Perbedaan Lebaran, Pemerintah Fasilitasi Saja, Jangan Jadi Penentu Tunggal</a> appeared first on <a href="https://akuratmedianews.com">Akurat Media News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti ( foto,dok )</p>
<p><em><strong>BANYUWANGI Akurat Media News</strong></em> &#8211; Potensi perbedaan hari pada 1 Syawal 1444 hijriyah adalah hal yang wajar, karena perbedaan metode penentuan, antara hisab dan rukyatul hilal di antara ormas Islam di Indonesia.</p>
<p>Atas hal tersebut, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta pemerintah berada pada posisi penjamin fasilitas dan kepastian ibadah dapat berlangsung. Karena hal itu merupakan amanat Konstitusi.</p>
<p>“Negara ini adalah negara yang berdasar ketuhanan, dimana dalam Pasal 29 Ayat 2 Konstitusi sangat jelas berbunyi; Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu,” ungkapnya Kamis (20/4/2023).</p>
<p>Masih menurut LaNyalla, posisi negara adalah penjamin umat melaksanakan ibadah menurut agamanya, termasuk dalam pilihan metode penentuan 1 Syawal. Sehingga seharusnya negara atau dalam hal ini pemerintah tidak dalam posisi otoritas penentu tunggal. Karena pemerintah juga bukan lembaga pemberi fatwa agama.</p>
<p>“Selama ini seolah pemerintah mengambil posisi penentu 1 Syawal melalui sidang isbat. Jangan sampai hal ini menjadikan pemerintah melanggar Konstitusi Pasal 29 Ayat 2 tersebut, apalagi sampai ada pembatasan dan sebagainya terhadap akses fasilitas tertentu,” ujar senator asal dapil Jawa Timur itu.</p>
<p>LaNyalla juga menghargai aspirasi masyarakat yang meminta sidang isbat pemerintah ditiadakan, karena penentuan hari 1 Syawal sudah ditempuh melalui dua metode yang disepakati secara fiqih oleh ormas Islam di Indonesia, yakni metode rukyatul hilal dan hisab.</p>
<p>“Aspirasi tersebut juga harus didengar oleh pemerintah, agar tidak terjadi duplikasi peran, dan posisi pemerintah juga tidak terkesan sebagai otoritas penentu tunggal jatuhnya 1 Syawal,” pungkas LaNyalla. ( Red )</p>
<p>The post <a href="https://akuratmedianews.com/lanyalla-perbedaan-lebaran-pemerintah-fasilitasi-saja-jangan-jadi-penentu-tunggal/">LaNyalla: Perbedaan Lebaran, Pemerintah Fasilitasi Saja, Jangan Jadi Penentu Tunggal</a> appeared first on <a href="https://akuratmedianews.com">Akurat Media News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://akuratmedianews.com/lanyalla-perbedaan-lebaran-pemerintah-fasilitasi-saja-jangan-jadi-penentu-tunggal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">32183</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
