Wakaf Tanah Keluarga Bakrie Untuk Pembangunan Pondok di Sidoarjo, Ternyata Berpolemik

by

Gus Maksum sambil menunjukkan foto desain rencana pembangunan Pondok ( Caption Istimewa )

SIDOARJO akuratmedianews.com -Tanah Wakaf Keluarga Bakrie yang diberikan kepada korban lumpur dari keluarga pengurus Yayasan Pondok Pesantren ‘Abil Hasan Asy Syadzili’ dikawasan Perumahan Pondok Nirwana, Desa Anggaswangi, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo ternyata menyisahkan masalah.

Tanah wakaf yang diperuntuhkan untuk pembangunan Pondok dan fasilitasnya yang semula berdiri di Desa Jatirejo, Kecamatan Porong tersebut diminta kembali oleh pemilik tanah atas nama Ahmad Ogan.

Tanah seluas 4 hektar lebih yang saat ini ada dua bangunan rumah yang ditempati pengurus yayasan Pondok ‘Abil Hasan Asy Syadzili’ yakni H.Muhammad Maksum Zubair dan Ny. Nur Sa’idah Anas itu diduga belum dibayar lunas oleh pihak Minarak Lapindo Jaya yang mewakili Keluarga Bakrie kepada pemilik tanah (lahan wakaf red).

Hal ini diketahui setelah Ahmad Ogan  meminta agar  H.Muhammad Maksum Zubair dan Ny. Nur Sa’idah Anas yang menempati rumah diatas lahan miliknya itu agar segera pindah.

H.Muhammad Maksum kepada jurnalis mengungkapkan jika keluarga Bakrie mewakafkan tanah kepada kami keluarga pengurus yayasan pondok ‘Abil Hasan Asy Syadzili’ pada tanggal 11 Maret 2010 di Gedung Srijaya Surabaya. Saat itu dari perwakilan Keluar Bakrie diwakili Pak Iwan Djarot dan Pak Alm Andi Darussalam Tabusalla selaku Direktur PT. Minarak Lapindo Jaya, kemudian dari pihak pondok diwakili 4 orang salah satunya saya.

“Dalam surat kesepakatan wakaf dari keluarga Bakrie kepada kami menyebutkan bahwa tanah wakaf seluas 4 hektar ini dibagi yang 1,5 hektar untuk Sekolah, Masjid, Pondok Putra Putri. Kemudian 2,5 hektar lahan diperuntuhkan untuk rumah keluarga Yayasan Pondok serta rumah warga non pondok atau rumah bagi 50 kepala Keluarga korban luapan lumpur lapindo yang tergabung dalam paguyupan Pondok Jatirejo,” kata Pria yang akrab disapa Gus Maksum ini

Gus Maksum menambahkan jika dalam surat kesepakatan wakaf tersebut keluarga Bakrie juga akan membangun Pondok Putra-Putri, Sekolah, Masjid dan Rumah saya (Gus Maksum red) dengan target penyelesaian September tahun 2010. Keluarga Bakrie pun menyerahkan pengelolaan Pondok kepada Yayasan.

“Kami diwakafkan tanah oleh keluarga Bakrie, dan saya bersama keluarga sudah menempati rumah yang dibangunkan oleh Minarak Lapindo Jaya ini sejak tahun 2012 lalu. Bahkan janji dari surat kesepakatan Keluarga Bakrie akan membangun Pondok dan fasilitas pendukungnya pun tidak dilakukan hingga saat ini oleh pihak Minarak Lapindo Jaya. Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan, gambar denah serta desain letak bangunan Pondok dan fasilitasnya pun sudah ada dan diberikan kekami,” imbuh Gus Maksum sambil menunjukkan foto desain rencana pembangunan Pondok

Lebih jauh Gus Maksum menyayangkan langkah dari Ahmad Ogan yang meminta dia bersama keluarganya agar meninggalkan atau pindah dari lahan wakaf tersebut dengan melibatkan pihak  Kepolisian.

“Senin (21/2/2022) kemarin, Pak Ahmad Ogan datang silahturahmi kerumah kami bersama sejumlah anggota kepolisian dari Polsek Sukodono. Dalam pertemuan itu Pak Ogan meminta agar saya dan keluarga mau pindah dari lokasi tanah wakaf karena tanah ini akan dia bangun,” katanya

Gus Maksum melanjutkan jika pihak Minarak Lapindo Jaya dan keluarga Bakrie belum menyelesaikan pembayaran tanah wakaf kepada pihak Amad Ogan itu pihaknya tidak tahu. Apalagi pihak Ahmad Ogan hanya di bayar sebesar Rp. 4 Miliar saja oleh Minarak Lapindo Jaya terkait pembelian tanah wakaf pihaknya sangat menyayangkan.

“Harapan kami polemik diselesaikan dengan adanya pertemuan ketiga pihak yakni pihak Keluarga Bakrie atau Minarak Lapindo Jaya selaku pemberi tanah wakaf, kemudian dari pihak Pak Ahmad Ogan pemilik tanah dan Kami selaku keluarga Yayasan Pondok penerima wakaf agar permasalahan ini terang benderang.

Sebagai umat beragama dan sebagai warga negara yang taat, saya bersama keluarga pasti akan mau dipindahkan asal hal itu dilakukan oleh pihak pemberi wakafnya dalam hal ini Keluarga Bakrie. Perlu diingat pemberian tanah wakaf ini murni dilakukan Keluarga Bakrie ke pada Keluarga Pengurus Yayasan Pondok, bukan pihak Kami yang meminta,” tegas Gus Maksum menunjukkan surat kesepakatan wakaf.

Sebenarnya, Jelas Gus Maksum, pihak keluarga pengurus Yayasan Pondok sudah bersurat ke Keluarga Bakrie dalam hal ini Pak Iwan Djarot dan Pak Anindya Bakrie terkait janji realisasi sesuai isi surat pernyataan wakaf. Bahkan pihaknya pun pernah mendatangi Kantor Pak Iwan Djarot selaku saksi pemberian wakaf dari Keluarga Bakrie di Jakarta tapi tidak ditemui langsung Pak Iwan Djarot hanya ditemui perwakilan saja atas nama Pak totok.

“Saya beberapa kali menanyakan realisasi pembangunan yang dijanjikan sesuai isi surat wakaf kepada Pak Andi Darussalam semasa beliau masih sehat (belum meninggal ted), tapi hanya dijanjikan saja. Saat ini Pak Andi Darussalam sudah Almarhum jadi saksi pemberian tanah wakaf Keluarga Bakrie hanya Pak Iwan Djarot saja, semoga beliau bisa menyelesaikan masalah ini agar status tanah wakaf yang diberikan keluarga Bakrie ini ke kami (keluarga yayasan Pondok),” harapnya. ( Andik )

About Author: Redaksi

Gravatar Image
akuratmedianews.com - Seputar Informasi Menarik dan Berita Daerah Maupun Nasional Terkini dan Update Setiap Hari. PT. Karsa Pers, SK Kemenkumham dan HAM nomor AHU-0048995.AH.01.01. TAHUN 2020. NPWP: 96.049.734.5-609.00. Marketing: tlp:(031) 82520213, WA: +62 81246718660, WA:+62 85733352993

Leave a Reply

Your email address will not be published.

No More Posts Available.

No more pages to load.