Surabaya Akurat Media News – Perhelatan Pemilihan DPD RI dalam Pemilu 2024, masih tujuh bulan lagi. Namun, survey tentang calon DPD RI potensial untuk masuk 4 besar, sudah semakin ramai dilakukan. Diantaranya adalah yang dilakukan oleh ARCI, Accurate Research and Consulting Indonesia, (ARCI), salah satu lembaga survei yang berdiri pada 2020 lalu.
“Kami telah melakukan survey secara tatap muka selama 4 hingga 15 Juli 2024 kepada 1250 responden yang tersebar dari 38 Kabupaten Kota se Jawa Timur, baik survei tentang Pilpres, Partai Politik, maupun DPD RI. Dan hasilnya, terkuat memang Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti, disusul pendatang baru ning Lia Istifhama, dan incumbent dua kali Ahmad Nawardi,” jelas Direktur ARCI Baihaki Sirajt.
Menarik, sosok pendatang baru yang menjadi runner up dalam Pemilihan DPD RI. Bahkan, dalam survey sebelumnya yang dilakukan ARCI pun, keponakan Khofifah Indah Parawansa konsisten membayangi survey Ketua DPD RI.
“ARCI sudah ketiga kali ini melakukan survei, dan memang nama ning Lia, meski pendatang baru, tetap konsisten di urutan kedua. Pada survei pertama April 2022 lalu, Lia Istifhama presentasenya 10,2 %, sedangkan La Nyalla presentase 12,7 %. Saat itu memang belum terbuka pendaftaran bacalon DPD RI, namun nama ning Lia sudah muncul sejak 2021 sebagai sosok yang akan maju dalam DPD RI. Hal ini terbaca sesuai dengan gerakannya yang turun ke berbagai wilayah Jatim serta relawannya yang mulai memproklamirkan diri saat itu.”
“Kemudian setelah pengumuman resmi siapa saja bacalon DPD RI yang memenuhi syarat minimal dukungan, yaitu pada April 2023, kami pun melakukan survei lagi, dan lagi-lagi nama ning Lia muncul sebagai runner up, yaitu 4,8 persen, dan La Nyalla meraih 10,7 %,” jelasnya.
Ditanya lebih lanjut mengapa kehadiran ning Lia mampun menduduki runner up, Baihaki menjelaskan latar belakang dan penampilan dari new comer tersebut.
“Ning Lia ini, selain memang keponakan Ibu Khofifah dan juga putri ulama KH Masykur Hasyim, sudah masif dikenal sebagai aktivis perempuan, aktivis sosial di tengah masyarakat. Selain itu, ia dikenal memiliki paras cantik sehingga banyak responden yang menyebutnya sebagai calon DPD tercantik. Kita tidak bisa menampik sisi ini karena memang DPD yang dilihat adalah fotonya. Sekalipun, ning Lia jika memang ingin menjadi pemenang, tentu tetap harus bekerja keras karena tahapan pemilu masih panjang,” tandasnya. (Eko Andhika)










