Akurat Media News; Seperti diketahui, baru-baru ini Gubernur Khofifah Indar Parawansa telah memulai gelaran kick off peringatan HUT Pemprov Jatim ke-78, tepatnya pada Sabtu (23/9/2023) malam. Khofifah sendiri, dalam empat tahun kepemimpinanya sebagai gubernur pertama di Jawa Timur, telah membuat begitu banyak program kemaslahatan yang dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat. Tak terkecuali, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).
Diantara program yang digulirkan adalah beasiswa Madrasah Diniyah yang menyasar para pendidik di lembaga diniyah, untuk berkesempatan menempuh pendidikan tinggi dengan gelar Sarjana dalam program studi Pendidikan Agama Islam maupun Pendidikan Guru MI.
“Pintu utama pengembangan masyarakat dan generasi muda mendatang adalah pendidikan, maka perlu adanya persiapan pendidikan untuk generasi mendatang agar lebih baik dan berkontribusi bagi pendidikan di Jawa Timur,” jelas Khofifah beberapa waktu lalu, dihadapan PTKI.
Adapun selain beasiswa Madin, program lain yang digulirkan Pemprov Jatim, seperti beasiswa S2, beasiswa S3, beasiswa S1 ke Universitas Al-Azhar Mesir, dan beasiswa S1 Ma’had Aly.
Program tersebut tentunya diapresiasi banyak PTKIS. STAI Al Hamidiyah Sen Asen Bangkalan, diantaranya. Melalui pengasuh yayasan, yaitu KH. A.A. Dahlawie Zarkasy, dijelaskan apresiasi sekaligus sebutan bahwa Khofifah merupakan Tokoh Penggerak Pendidikan.
“Beasiswa Madin dari Bu nyai Khofifah sangatlah bermanfaat karena ini menguatkan kemaslahatan lembaga pendidikan Islam dalam menguatkan karakter generasi bangsa yang bermoral dan berilmu. Bu nyai Khofifah bukan hanya seorang Gubernur, tapi juga penyelamat sekaligus tokoh penggerak pendidikan,” terangnya.
Senada dengannya, disampaikan STAI Taruna Surabaya melalui Ketua Yayasan UNITA ning Dr. Lia Istifhama (26/9), bahwa langkah Gubernur Khofifah bagaikan ‘oase’ bagi kampus swasta.
“Ini kali kedua STAI Taruna Surabaya berhasil mendapatkan kepercayaan sebagai salah satu perguruan tinggi penyedia beasiswa tersebut. Tentu ini oase bagi kami, kampus swasta. Sosok Bunda Khofifah merupakan oase dunia pendidikan.”
“Dalam hal ini, kami sebagai kampus swasta, tentu membutuhkan ekstra kerja kerasa agar bisa mengikuti kompetisi dan perkembangan pendidikan, dan hadirnya uluran kebaikan Pemprov ini, sangat berarti. Semoga amanah ini dapat berlanjut hingga seterusnya agar para guru madin sukses menempuh pendidikan tinggi.”
PTKI lainnya, turut memberikan apresiasi. Diantaranya Kaprodi Studi Agama-Agama IAIN Kediri, Dr. Mochammad Arif,
“Kami bersyukur memiliki Gubernur yang sangat peduli kepada pengembangan pendidikan, terutama lingkungan keagamaan Islam. Hal ini sangat penting sebagai bentuk nyata terbentuknya SDM yang unggul, kompetitif, dan tetap mengindahkan nilai-nilai agama. Dengan adanya beasiswa yang ditujukan pada PTKI, baik PTKIS maupun PTKIN, tentu mendorong kemajuan kelembagaan juga kemahassiwaan,” tandasnya.










