banner 728x250

Asrilia Kurniati; Bulu Tangkis Piala Gubernur, PBSI Ingin Bangkitkan Perekonomian Jatim

  • Bagikan
banner 780X90

foto dok Asrilia Kurniati

SURABAYA Akurat Media News-Antusiasme atlet pebulutangkis ikut ambil bagian di Kejuaraan Bulutangkis Piala Gubernur Jatim 2022 cukup tinggi. Hal itu diungkapkan Ketua Bidang (Kabid) Humas Pengprov PBSI Jatim, Asrilia Kurniati.

Istri Politisi Gerindra, Ir Bambang Haryo Soekartono tersebut mengungkapkan jika Kejuaraan Bulutangkis Piala Gubernur Jatim 2022 selain mencari bakat bakat atlet muda dan baru di Jatim juga untuk membangkitkan perekonomian masyarakat.

“Banyak tenant atau gerai produk pelaku UMKM di Jawa Timur yang dibuka dilokasi pertandingan Piala Ibu Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gor Sudirman, Surabaya lokasi digelarnya Piala Gubernur Jatim ini,” kata Perempuan yang akrab disapa Lia ini.

Lebih jauh Lia menambahkan jika sebanyak 853 pebulutangkis se-Jatim meramaikan ajang yang berlangsung 28 Mei -4 Juni 2022 ini.

“Ada 853 atlet yang bakal meramaikan Kejuraan Bulutangkis Piala Gubernur Jatim 2022 ini bakal bertarung di berbagai Kelompok Usia (KU). Mulai nomor KU tunggal pra dini, KU tunggal dini, KU tunggal anak, KU tunggal pemula, KU tunggal taruna, tunggal dewasa putra, KU ganda anak, KU ganda pemula, KU ganda remaja, KU ganda taruna, KU ganda dewasa putra,” ungkapnya.

“Dengan atusias peserta, maka event ini akan didatangi banyak masyarakat, dari keluarga peserta, pendukung maupun masyarakat pecinta bulu tangkis di jatim. Dapat dipastikan produk UMKM yang di buka dilokasi pertandingan juga akan ramai dikunjungi, semoga event ini bisa membangkitkan ekonomi pelaku UMKM,” doanya.

Lia memaparkan jika semua cabang PBSI di Jatim mengirimkan atletnya dalam kejuaraan bulutangkis Piala Gubernur Jatim 2022 ini.

“Tingginya peserta untuk ambil bagian di event ini cukup menggembirakan. Kejuaraan bulutangkis Piala Gubernur 2022 yang memeperebutkan hadiah total Rp 168 juta ini merupakan event badminton yang pertama dalam pendemi COVID-19 di 2 tahun terakhir,” jelasnya

“Selama pandemi COVID-19 tak ada event bulutangkis lokal di Idonesia yang terselenggara. Akibatnya, pebulutangkis Jatim yang mencapai 7.000 lebih pun nganggur tidak bisa tampil di kompetisi guna mengukur kemampuan yang dimiliki,” pungkasnya.(PBSIjatim/vit)

banner 780X90
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *