banner 728x250

TP PKK Aminah Hadi Gelar Orientasi Bersamaa Kader Posyandu,Ini Tujuannya.

  • Bagikan
banner 780X90

PROBOLINGGO,Akuratmedianews.com – Dalam rangka menambah wawasan bagi para kader posyandu yang ada di Kota Probolinggo,Dinas Kesehatan P2KB bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo menggelar orientasi.

Kegiatan Orientasi yang bertempat di Puri Manggala Bakti Kantor Walikota Probolinggo tersebut diikuti oleh 230 peserta yang terdiri dari 218 kader dan 12 kepala puskesmas (termasuk puskesmas pembantu).Rabu, (07/09/2022)

Hadir sebagai  narasumber adalah Ketua DPRD Kota Probolinggo, Ketua Tim Penggerak PKK Aminah Hadi Zainal Abidin dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Perlu diketahui,Posyandu merupakan lembaga kemasyarakatan kelurahan, yang berfungsi sebagai wadah partisipasi masyarakat.Selain itu, Posyandu merupakan mitra kelurahan untuk ikut serta dalam perencanaan  pelaksanaan dan pengawasan pembangunan sekaligus meningkatkan pelayanan masyarakat di tingkat kelurahan.Keberadaankader posyandu sendiri sebagai salah satu sistem penyelenggaraan pelayanan   kesehatan dasar yang sangat dibutuhkan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu balita dan meningkatkan efektifitas kinerja kader posyandu.

Dalam kesempatan tersebut,Ketua Tim Penggerak PKK (TP.PKK) Kota Probolinggo Aminah Hadi menyampaikan bahwasanya posyandu dibentuk oleh masyarakat kelurahan dengan tujuan mendekatkan pelayanan kesehatan desa.

“Kader posyandu harus berperan aktif dalam program-program pemerintah khususnya di bidang kesehatan masyarakat,” jelas Aminah.

Menurutnya,di Kota Probolinggo sendiri strata posyandu sesuai data tahun 2021 ada beberapa tingkatan. Yakni, posyandu pratama 0, posyandu madya ada 65, posyandu purnama 120 dan ada pula posyandu mandiri 33. Namun diakhir 2021, setelah mendapat bantuan sarana prasarana posyandu sehingga ada beberapa posyandu yang stratanya meningkat.

“Alhamdulillah ada peningkatan strata posyandu. Harapannya, posyandu strata madya dapat berangsur menjadi purnama dan yang purnama menjadi mandiri. Yang tentunya tidak dipengaruhi oleh sarpras posyandu saja akan tetapi dipengaruhi juga dengan tingkat partisipasi masyarakat, dana posyandu, hasil program kegiatan dan kelengkapan administrasi,” jelas Aminah.

Dalam kesempatan yang sama,Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Probolinggo dimasa kepemimpinannya telah meluncurkan berbagai program,seperti BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Peran kader posyandu yang ada di Kota Probolinggo itu sangatlah luar biasa,”ungkap Habib Hadi

Dalam pantauan awak media, Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin dengan digelarnya kegiatan tersebut dapat  bernostalgia dengan para kader posyandu yang sudah lama dikenalnya sejak tahun 2013 silam. (Shol)

banner 780X90
Editor: Juaini
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *