banner 728x250

Warga Terserang Chikungunya dan DBD ,BHS Lakukan Fogging di Tiga Desa di Sidoarjo

  • Bagikan
banner 780X90

Bambang Haryo Soekartono saat lakukan fogging di Sidoarjo

SIDOARJO, Akurat Media News– Politisi Partai Gerindra, Ir Bambang Haryo Soekartono bersama Tim Relawan BHS Peduli lakukan penyemprotan Fogging di tiga Desa di Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo.

Penyemprotan dilakukan karena ada temuan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dan 10 kasus Chikungunya yang menimpa warga di Desa Jambangan, Desa Kalitengah dan Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin.

“Kita mendapat laporan dari masyarakat yang disampaikan kepada Tim Relawan BHS Peduli, bahwa ada warga yang sakit DBD di Desa Jambangan dan Kalitengah dan ada 10 kasus Chingkunya yang menimpa warga Desa Kedensari di Kecamatan Tanggulangin,” kata BHS sapaan akrab Bambang Haryo Soekartono, Jumat (10/6/2022).

“Fogging ini kita lakukan agar tak meluas dan semakin banyak yang sakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk tersebut, hari ini kami lakukan penyemprotan fogging atau pengasapan ini,” imbuh founder BHS Peduli ini.

Selain lakukan fogging, Politisi Partai Gerindra ini juga menempelkan poster himbauan dan cara pencegahan penyebaran Chikungunya atau DBD yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti di setiap rumah warga.

“Agar penyebaran tidak meluas perlu dilakukan pencegahan, selain lakukan fogging, BHS Peduli juga memasang dan menyebarkan himbauan ke rumah warga di tiga Desa ini. Agar meningkatkan kehati-hatian warga dilingkungannya,” ungkapnya.

“Pencegahan penyebaran DBD dan Chikungunya menjadi komitmen kita bersama, mengingat kesehatan adalah hak warga yang harus diutamakan. Oleh karena itu pihak Pemerintah Daerah dalam hal ini Pemkab Sidoarjo harus merespon cepat permasalahan di warga tingkat bawah, terutama masalah kesehatan,” harap Anggota Dewan Pakar DPP Partai Gerindra ini.

Pembina Partai Gerindra Jawa Timur ini menambahkan jika langkah paling awal dan utama sebenarnya, masyarakat harus tetap melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan 3M Plus.

“Lapor ke Puskesmas terdekat atau Dinas terkait Pemkab Sidoarjo jika ada temuan warga yang terjangkit DBD atau Chikungunya. Harap saya Pemkab Sidoarjo melalui Dinas terkait harus lakukan respon cepat jika ada warga yang terjangkit DBD dan Chikungunya, tujuanya agar tidak meluas penyebaranya,” papar BHS.

Sementara itu, Bidan Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Diah Rahmawati menuturkan di wilayahnya ada 10 kasus chikungunya yang saat ini dalam pantauan Puskesmas.

“Pihak Desa Kedensari sudah lakukan pemantauan khusus dari Puskesmas, mulai dari pemeriksaan jentik nyamuk di genangan dan bak mandi warga,” kata Diah.

“Tercatat ada 10 kasus chikungunya. Dan penyebaran Chikungunya di Desa Kedensari, penyebaranya 1 bulan ini,” pungkasnya. (Dik)

banner 780X90
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *