banner 728x250

Di Duga Pemasangan Kabel Internet Milik PT iforte Laksana Tanpa Kantongi Ijin Resmi

  • Bagikan
banner 780X90

Jawa Tengah – Akuratmedianews.com- Pemasangan kabel internet yang di duga milik PT iforte di beberapa lokasi baru-baru ini menuai protes dari masyarakat sekitar, kali ini kejadian tersebut terjadi di Jl.Gunung kelir raya. Kec. Tugu karang anyar Kota Semarang pada hari Senin ( 18/11/2024 ). Masalah utama yang diangkat adalah diduga kurangnya ijin resmi dari dinas dinas terkait dalam proses pemasangan tersebut.

Masyarakat telah mengamati bahwa PT iforte melakukan pemasangan kabel internet di duga tanpa mengantongi izin tertulis yang diperlukan dari dinas dinas terkait, Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan dampak lingkungan dan keselamatan publik.

Ketidakpatuhan terhadap regulasi
pemasangan kabel internet tanpa ijin ini melanggar peraturan yang berlaku, yang mengharuskan setiap proyek infrastruktur untuk mendapatkan ijin dari instansi terkait.

Adapun dampak terhadap masyarakat terkait pemasangan kabel internet yang diduga tidak ber ijin tersebut ialah, Masyarakat mengkhawatirkan keberadaan kabel yang tidak tertata rapi yang dapat mengganggu pemandangan dan potensi risiko keselamatan, seperti gangguan pada jaringan listrik dan keselamatan lalu lintas.

Ketika awak media ini mencoba mengklarifikasi kejadian tersebut kepada beberapa pekerja yang ada di lokasi dan mereka mengatakan bahwa meraka hanya pekerja untuk ijin dan yang lain nya silahkan hubungi pelaksana kami.

“Saya disini hanya pekerja mas, Coba mas nya hubungi pak Milano selaku pelaksana kami, untuk masalah per ijin dan yang lainnya.” Jawabnya Senin ( 18/11/2024 ). Sambil menyodorkan nomor telfon.

Sejurus kemudian awak media mencoba menghubungi saudara Milano Wijayanto untuk mempertanyakan kelengkapan perijinan tersebut dan beliau mengatakan bahwa pekerjaan pemasangan kabel internet tersebut dari PT iforte, Namun ketika di singgung mengenai per ijin dari dinas dinas terkait beliau belum memberikan kejelasan yang pasti dan seakan akan di menutup nutupi, bahkan sempat menawarkan awak media uang untuk rokok

” Ayo lah ini ada sedikit uang untuk beli rokok sampean.” Ucapnya melalui sambungan pesan WhatsApp Senin ( 18/11/2023 ) malam.

Namun awak media dengan terang menolak uang rokok tersebut yang di duga adanya indikasi penyogokan.

Lalu Milano mencoba kembali untuk mengajak bermitra dengan awak media agar awak media tidak terlalu banyak bertanya tentang surat perijinan tersebut. Dan kembali lagi awak media menolak nya, akan tetapi awak media mencoba untuk menawarkan jasa per iklan an jika ingin ber mitra dengan melalui jalur yang resmi dan ber nota.

Di sisi lain awak media mendesak agar PT iforte untuk segera menghentikan pemasangan kabel internet ini sampai ijin yang lengkap diperoleh dan untuk mempertimbangkan dialog dengan masyarakat demi menciptakan solusi yang saling menguntungkan.

Dan juga di harapkan dengan ada nya pemberitaan ini pemerintah pusat dan daerah bisa segera melakukan evaluasi dan memberikan sanksi yang sesuai jika terbukti PT iforte tidak mengantongi ijin yang lengkap agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. ( Red)

banner 780X90
Penulis: tim investigasiEditor: Tim Investigasi
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *