Akuratmedianews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan menunjukkan respon cepat terhadap laporan masyarakat terkait ambruknya dua jembatan di Desa Karangjati, Wonorejo, Pasuruan pada jumat (16/5/2025).
Bupati Pasuruan M. Rusdi Sutejo menyatakan bahwa perbaikan jembatan yang ambruk akan dilakukan tahun ini. Menurutnya, pihaknya akan segera perbaikan dan akan memanggil instansi terkait dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
“Pertemuan tersebut berfokus pada upaya mencari solusi anggaran, baik pergeseran pos anggaran yang ada maupun opsi kebijakan keuangan lainnya, demi mempercepat penyelesaian dan realisasi pembangunan jembatan,” ujarnya.
Orang nomer satu Pasuruan mengatakan, kami akan menargetkan percepatan pembangunan jembatan ambruk tersebut.
“Upaya percepatan penyelesaian ditargetkan tahun ini, kami akan memanfaatkan momentum pembahasan perubahan APBD tersebut,” kata Bupati Rusdi.
Di tengah upaya pemerintah, Bupati Rusdi mengapresiasi inisiatif dan gotong royong warga Desa Karangjati.
“Hanya dalam waktu semalam saja, warga bahu membahu untuk membangun jembatan darurat dari bambu terlebih dahulu. Memang jembatan ini bersifat sementara. Agar, jembatan ini menjadi urat nadi bagi pejalan kaki dan pengendara R2 untuk bisa akses menuju Balai Desa, Sekolah hingga jalur utama tersebut,” jelasnya.
Rusdi pun mengingatkan bahwa warga untuk tetap meningkatkan kehati-hatian saat melintasi jembatan darurat tersebut. Ia pun juga meminta warga untuk proaktif melaporkan apabila terjadi potensi bahaya pada jembatan bambu itu.
“Sebagai informasi, dua jembatan di Desa Karangjati, Kecamatan Wonorejo, ambruk setelah hujan deras yang mengguyur wilayah setempat, selasa 13 mei 2025. Jembatan yang ambruk itu yaitu jembatan Karangjati Anyar di RT 4 RW 3, Dusun/Desa Karangjati,” imbuhnya.










