banner 728x250

Enam Hari Terendam, Petani Semangka Jombang di Ujung Tanduk Gagal Panen

  • Bagikan
Enam Hari Terendam, Petani Semangka Jombang di Ujung Tanduk Gagal Panen. (Foto : Dwi)
banner 780X90

Akuratmedianews.com Lahan pertanian di Desa Gedangan, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, terendam banjir sejak Senin (19/5/2025) kemarin, mengakibatkan tanaman semangka milik petani terancam gagal panen. Genangan air telah berlangsung selama hampir enam hari berturut-turut.

“Rata-rata usia tanaman 30 hari,” ujar Supriono, salah seorang petani Dusun Wonosari tersebut.

Supriono mengatakan bahwa banjir menerjang pertanian sejak enam hari lalu. Rata-rata sawah sudah ditanami, mulai padi hingga semangka. “Empat hari lalu itu dipompa, airnya disedot biar tanamannya tidak mati,” kata dia.

Namun, banjir kembali melanda wilayah setempat. Kondisi itu membuatnya khawatir tanaman mati. “Hari ini (kemarin) ternyata banjir lagi, mau disedot pakai pompa air lagi masih belum bisa. Karena air di saluran juga masih tinggi,” jelas Supriono.

Kades Gedangan Edy Santoso menyampaikan bahwa lahan pertanian setempat terendam banjir. Menurutnya, banjir di sawah itu akibat luberan Saluran Kedungbajul.

“Saluran tersebut tak bisa mengalir dengan lancar. Tepatnya berada di bawah jembatan, perbatasan antara desa setempat dengan Desa Kedungmlati, Kecamatan Kesamben. Seperti ada sumbatan di bawah jembatan, warga juga sebenarnya sudah kerja bakti. Tapi, setiap hujan pasti di sana airnya tidak bisa mengalir lancar,” jelas Edy.

Menurut Edy, akibatnya air luber ke sawah yang mengakibatkan lahan yang rata-rata sudah ditanami semangka ikut terdampak.

“Kebanyakan belum sampai ada yang berbuah, masih tanaman antara usia 30-35 hari,” jelasnya.

banner 780X90
Penulis: Dwi Nur Khabibulloh Editor: Syaiful Hidayat
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *