banner 728x250

Rutan Ponorogo Bentuk Karakter Warga Binaan Lewat Pembinaan Agama

  • Bagikan
Suasana pembinaan melalui sie agama untuk para WBP di Rutan Ponorogo kelas IIB (Foto : Nanang)
banner 780X90

Akuratmedianews.com  Dalam suasana teduh Masjid Rutan Kelas IIB Ponorogo, puluhan warga binaan pemasyarakatan (WBP) tampak khusyuk menyimak tausiah yang menggugah hati. Lembaga pemasyarakatan ini kembali menggelar kegiatan pembinaan keagamaan Islam yang menekankan nilai-nilai tobat, keikhlasan, dan harapan akan kehidupan yang lebih baik pada Rabu (21/5/2025) pagi.

Selama satu jam penuh, tiga ustadz dari Kementerian Agama Ponorogo  Ustadz Rosidin, Ustadz Mistahul Huda, dan Ustadz Imam Sukroni  menyampaikan materi spiritual yang menyentuh sisi terdalam jiwa para narapidana. Tidak ada ceramah yang menghakimi, hanya ajakan untuk kembali ke fitrah, mengakui kesalahan, dan berproses menuju pribadi yang baru.

“Bertobat bukan sekadar ucapan. Ia adalah gerbang awal menuju perubahan. Dan keikhlasan menjadi kuncinya,” ujar salah satu pemateri dalam tausiah yang disampaikan dengan penuh empati.

Para WBP larut dalam suasana reflektif, seolah menjadikan setiap kata sebagai bahan perenungan akan jalan hidup yang mereka tempuh. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas agama, melainkan bagian dari strategi pemasyarakatan yang menekankan pembinaan menyeluruh jasmani, mental, dan spiritual.

Muhammad Rosidin, penanggung jawab kegiatan, menegaskan bahwa pendekatan keagamaan penting untuk menyiapkan WBP kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik. “Ini adalah ikhtiar batin yang harus terus dirawat,” katanya.

Senada, Plt. Kepala Rutan Jumadi menambahkan bahwa pembinaan spiritual merupakan pilar penting dalam proses pemasyarakatan.

“Perubahan sejati berasal dari dalam hati. Dan, hati yang terisi cahaya spiritual adalah fondasi bagi kehidupan yang lebih terarah,” tegasnya.

Jumadi mengungkapkan, kami terus menggandeng tokoh agama dan lembaga keagamaan dalam program pembinaan rutin ini, sebagai bentuk sinergi untuk menguatkan nilai-nilai moral di balik jeruji besi.

“Di tempat di mana kebebasan fisik dibatasi, kebebasan hati dan spiritual justru tengah dibangun perlahan, tapi pasti,” pungkasnya.

banner 780X90
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *