Akuratmedianews.com – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan menyelimuti Angkringan Gadisku, Surabaya, Senin (22/7/2025) malam.
Para penyandang disabilitas ini berbondong-bondong memadati lokasi tersebut untuk nonton bareng (nobar) pertandingan Tim Nasional Indonesia melawan Malaysia dalam ajang Asean U-23 Championship 2025.
Semangat dan dukungan luar biasa tampak jelas dari raut wajah mereka selama jalannya pertandingan.
Ketua FORDIVA Megawati menyampaikan, apresiasi tinggi terhadap kegiatan Nobar yang diinisiasi oleh Gadisku.
“Suasana nobar ini sangat positif dan berhasil menciptakan rasa kekeluargaan, kebersamaan, dan kekompakan diantara para penyandang disabilitas dengan lainnya,” ujar Mega sapaan akrabnya.
Mega berharap, jika kegiatan ini kembali digelar, dapat disisipkan sesi diskusi atau dialog interaktif secara singkat.
“Tidak hanya untuk nobar, tetapi juga ada diskusi – diskusi yang sekiranya mengumpulkan teman-teman penyandang disabilitas ini,” harapnya.
Ketua Fordiva menuturkan bahwa teman-teman Disabilitas berkumpul disini, bukanlah hal mudah mengingat keterbatasan dan kebutuhan khusus masing-masing.
“Oleh karena itu, momentum ini perlu dimanfaatkan dengan cara diskusi untuk membahas topik-topik penting bagi komunitas disabilitas ini dilakukan hanya 10 atau 15 menit, baik sebelum maupun sesudah nobar,” tutur Mega.
Lebih lanjut, Mega menekankan bahwa pentingnya kebersamaan dan kesolidan bersama melalui kegiatan ini seperti nobar.
“Kekuatan ini akan menciptakan rasa saling menguatkan antar sesama disabilitas. Justru, inilah sinergi yang paling baik dan bagus bagi berkebutuhan khusus, seperti saya dan teman – teman lainnya,” ungkap Ketua Fordiva.
Lebih lanjut, kata Mega, kegiatan ini dapat menjadi penyemangat, terutama saat mental sedang menurun atau suasana hati tidak baik.
“Hati yang gembira adalah obat. Harapannya, bisa menjadi obat melalui pertemuan seperti ini,” imbuh dia.
Sementara, Ketua Persas Surabaya Kusnul Yakin menjelaskan bahwa kehadiran angkringan ini sangat membantu, terutama dalam memfasilitasi kegiatan nonton bareng (nobar) bagi teman-teman disabilitas. Menurutnya, bagi penyandang disabilitas selama ini mengalami kesulitan untuk menemukan tempat nobar yang akses.
“Angkringan Gadisku sangatlah membantu dan memberikan ruang bagi teman-teman Disabilitas untuk nobar seperti ini,” kata Kusnul.
Kusnul menambahkan bahwa banyak kafe atau warkop lain yang tempatnya tidak ramah disabilitas, sehingga menyulitkan mereka untuk berkumpul dan menikmati nobar seperti ini.
“Adanya, Gadisku ini bisa tertolong untuk nobar bagi mereka. Karena, kumpul bareng teman – teman disabilitas sangatlah membantu dan tidak membingungkan untuk mencari tempat lain yang belum ada akses disabilitas,” tambahnya.
Kusnul berharap kegiatan nobar ini bisa diadakan lebih meriah lagi dan mampu menarik lebih banyak pengunjung.
“Kami pun berapa nobar digelar Gadisku ini lebih meriah lagi dan bisa menarik pengunjung lainnya. Saya juga mengusulkan, agar acara ini dilengkapi dengan doorprize untuk meningkatkan antusiasme teman-teman Disabilitas lainnya,” pungkasnya.










