Akuratmedianews.com – Polisi menyoroti proyek perbaikan jalan di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Tuban. Pasalnya, pekerjaan infrastruktur yang seharusnya berdampak positif terhadap kelancaran transportasi itu justru kerap menjadi salah satu pemicu kemacetan hingga kecelakaan.
Kasatlantas Polres Tuban, AKP Moh Imam Reza menyebut salah satu penyebab kekacauan lalu lintas yang terjadi selama ini adalah minimnya koordinasi dari para kontraktor pelaksana proyek dengan pihak kepolisian.
“Kami tidak pernah menerima pemberitahuan dari para kontraktor kalau setiap kali ada pekerjaan perbaikan jalan,” ucap Imam ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/7/2025).
Menurut Imam, proyek jalan yang dikerjakan tanpa pemberitahuan lebih dulu kepada kepolisian membuat aparat kesulitan dalam mengantisipasi dampak lalu lintas yang ditimbulkan.
“Tiba-tiba ada laporan yang masuk dari masyarakat, mereka mengeluhkan kemacetan titik-titik tertentu. Setelah kami cek, ternyata ada pekerjaan jalan yang sedang berlangsung, tapi kami sama sekali tidak pernah ditembusi atau diberi informasi lebih dulu,” ungkapnya.
Padahal, kata Imam, jika kontraktor berkoordinasi sejak awal, pihaknya bakal menerjunkan personil supaya bisa membantu mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi proyek, sehingga tidak mengganggu kelancaran mobilitas warga.
“Kalau ada pemberitahuan, kita bisa siapkan personel, pasang rambu-rambu maupun memberlakukan rekayasa lalu lintas,” katanya.
Ia mengimbau kepada seluruh pelaksana proyek, baik dari pihak pemerintah maupun swasta agar lebih terbuka dan kooperatif dalam setiap rencana pekerjaan yang melibatkan fasilitas umum, terutama jalan raya.
Lanjut Imam, koordinasi yang matang diyakini akan membuat proses pembangunan berjalan lancar, aman, dan minim gangguan bagi masyarakat.
“Sebelum pelaksana proyek, kami berharap pihak kontraktor mengajukan pemberitahuan agar kami bisa membantu untuk mengantisipasi kemacetan,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu warga, Shokib menyatakan bahwa rekannya menjadi korban kecelakaan di Jalan Letda Soecipto Tuban pada Senin (28/7/2025) malam, diduga karena penempatan rambu-rambu yang dipasang di sekitar lokasi proyek pengecoran jalan di lokasi tersebut.
“Kabarnya ada empat laka disitu karena penempatan rambu-rambu yang dipasang,” tuturnya.
Akibat insiden tersebut, rekannya kini terbaring di rumah sakit, dan harus segera menjalani operasi lantaran mengalami patah tulang.










