MAGETAN – Akuratmedianews.com Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi berkah tersendiri bagi keluarga Hadi Sunarwan, karyawan SMA Negeri 2 Magetan. Melalui program bedah rumah kerja sama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Dinas Pendidikan Jawa Timur, rumah milik warga Desa Bogem, Kecamatan Sukomoro itu mendapat bantuan renovasi senilai Rp25 juta.
Program bedah rumah tersebut merupakan bagian dari program sosial pendidikan yang digagas Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sebagai bentuk kepedulian terhadap tenaga kependidikan dan keluarga besar dunia pendidikan di Jawa Timur.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Suhartono, kepada Hadi Sunarwan dan disaksikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Ponorogo-Magetan, Maskun.
Bantuan itu menjadi simbol perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan (GTK), khususnya mereka yang selama ini turut mendukung jalannya pendidikan di sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur,Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M, menyampaikan bahwa program bedah rumah tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam mendukung keluarga besar pendidikan, tidak hanya dari sisi peningkatan mutu pendidikan, tetapi juga kesejahteraan para tenaga pendidik dan kependidikan.
Menurutnya, Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, namun juga momentum menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat pendidikan. Program bedah rumah diharapkan mampu membantu para penerima agar memiliki hunian yang lebih layak dan nyaman.
“Pendidikan tidak hanya berbicara tentang proses belajar mengajar di sekolah, tetapi juga bagaimana pemerintah hadir memberikan perhatian kepada guru dan tenaga kependidikan yang telah mengabdi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Ponorogo-Magetan,Maskun, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Dinas Pendidikan Jawa Timur dalam memperingati Hardiknas 2026.
Ia menilai bantuan tersebut menjadi bentuk penghargaan kepada tenaga kependidikan yang selama ini bekerja dengan penuh dedikasi membantu pelayanan pendidikan di sekolah.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga penerima sekaligus menjadi penyemangat bagi seluruh tenaga kependidikan untuk terus berkarya dan mengabdi di dunia pendidikan,” katanya.
Kepala SMAN 2 Magetan, ,Asmaul Kusnah, S.Pd., M.Pd ,menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada salah satu keluarga besar sekolahnya. Menurutnya, bantuan bedah rumah tersebut menjadi bukti nyata bahwa pemerintah tidak hanya memperhatikan aspek akademik, tetapi juga kondisi sosial tenaga kependidikan.
Pihak sekolah berharap program serupa dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak guru maupun tenaga kependidikan yang terbantu dan merasakan manfaat langsung dari program pemerintah.
Bagi Hadi Sunarwan, bantuan tersebut menjadi hadiah istimewa di momen Hardiknas 2026. Ia mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo-Magetan atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada keluarganya.
“Terima kasih kepada Ibu Gubernur Jawa Timur, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Ponorogo-Magetan yang telah peduli dan membantu keluarga kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk memiliki rumah yang lebih layak dan nyaman,” ungkapnya.(Hst).










