Filipina – Akuratmedianews.com – Sebanyak mahasiswa Indonesia sedang menempuh pendidikan di Filipina mendapatkan kesempatan berharga melalui program pengabdian kepada masyarakat (PKM) S1 Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Kegiatan ini bertajuk pelatihan literasi keuangan untuk meningkatkan kompetensi diri mahasiswa indonesia di filipina, Minggu (18/8/2024) lalu.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa indonesia mengenai literasi keuangan, agar mereka mampu mengelola keuangan pribadi dengan lebih baik serta meningkatkan kompetensi diri dalam menghadapi tantangan finansial selama menempuh studi di luar negeri.
Dalam upaya meningkatkan pemahaman literasi keuangan dikalangan mahasiswa, sebuah pelatihan intensif digelar oleh tim dosen berpengalaman dari berbagai bidang. Pelatihan ini dipandu langsung oleh Aisyaturrahmi, Loggar Bhilawa, Made Dudy Satyawan, dan Lintang Venusita, yang menghadirkan materi mulai dasari – dasar literasi keuangan sampai manajemen anggaran dan perencenaan investasi.
Aisyaturrahmi mengatakan bahwa pelatihan ini sangat penting bagi mahasiswa yang berada di luar negeri, salah satunya di filipina ini.
“Mahasiswa akan berhadapan dengan tantang keuangan yang tidak mereka temui di tanah air, seperti biaya hidup yang lebih dan kurs mata uang yang berfluktuasi. Melalui ini, mereka mampu memahami dan mudah mengelola keuangan yang baik akan membantu mereka mengatasi hal ini dengan lebih baik,” ujarnya dalam keterangan diterima oleh redaksi, Selasa (22/10/2024).
Dosen ahli perencanaan keuangan Unesa, Loggar Bhilawa menyampaikan, pentingnya mahasiswa memulai berinvestasi sejak dini.
“Karena adanya manfaat literasi keuangan, mahasiswa bisa memulai investasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka, membantu mereka mencapai tujuan keuangan jangka panjang,” tukasnya.
Selain itu, Made Dudy Satyawan mendampingi para peserta menyusun anggaran bulanan. Ia pun menekankan pentingnya disiplin dalam mengelola pengeluaran.
“Wawasan risiko keuangan di era digital termasuk bagaimana melindungi diri dari penipuan keuangan dan mengelola utang dengan bijak,” imbuh dosen Akuntansi Unesa, Lintang Venusita.
Acara ini pun juga disambut baik dan antusias mahasiswa indonesia di Filipina. Salah satu peserta Andi wibowo menuturkan bahwa rasa syukur bisa mengikuti pelatihan ini yang banyak sekali ilmu pengetahuan baru mengenai literasi keuangan dan investasi tersebut.
“Saya sangat memahami terkait bagaimana mengelola keuangan pribadi dan membuat perencanaan masa depan. Ini sangat membantu dalam kehidupan sehari-sehari sebagai mahasiswa di luar negeri khususnya filipina,” imbuh dia.
Wibowo menjelaskan bahwa progam ini sangat bagus untuk mendukung mahasiswa Indonesia agar lebih berkompeten dan siap menghadapi tantangan global.
“Melalui pelatihan ini, saya dan mewakili mahasiswa Indonesia berharap bisa lebih mandiri secara keuangan dan memanfaatkan ilmu literasi keuangan untuk kesuksesan di masa depan yang diajarkan bapak/ibu dosen S1 Akuntansi FEB Unesa,” pungkasnya.