Ponorogo – akuratmedianews.com Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) dari BBWS Bengawan Solo Tahun 2022 yang serentak dilaksanakan di beberapa wilayah termasuk Kabupaten Ponorogo Jawa Timur, salah satunya dari Kecamatan Kauman yaitu Desa Bringin. Yang mana tujuan program tersebut sebagai upaya dan sarana peningkatan kemampuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat khususnya petani dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Dan juga diharapkan nantinya bisa meningkatkan perekonomian melalui produksi pangan para petani.
Seperti halnya yang disampaikan Purwito, Kepala Desa Bringin saat ditemui awak media dikantornya yang mengatakan bahwasanya, bantuan dari program Hippa dari pemerintah berupa pembangunan saluran irigasi persawahan, guna tujuannya untuk meningkatkan produktivitas pertanian, serta juga menjaga ketersediaan air di areal persawahan, “katanya dalam pertemuan, Kamis (9/6/2022).
Masih menurutnya, “Kegiatan pembangunan tersebut dikerjakan oleh Hippa Desa Bringin dan anggota, dan sekarang masih dalam pengerjaannya sudah mencapai 70%. Lokasi pembangunan di Dukuh Samping, dengan anggaran dari program tersebut senilai Rp 195 juta, “ungkapnya kepada awak media.
Di tempat lain, di lokasi pengerjaan Ketua Hippa Purwaji saat ditemui juga mengatakan, “Pembangunan ini kita kerjakan sesuai dengan gambar pelaksanaan, dan secara swakelola kita kerjakan bersama anggota Hippa, “tuturnya.
“Panjang pembangunan saluran irigasi ini 300 M dengan kedalaman 60 M, serta lebar atas 70 M.Dan nantinya dalam pemanfaatan mengaliri sekitar 50 H “jelasnya.
Lanjutnya,”Harapan kami semoga pengerjaan lancar, cepat terselesaikan supaya masyarakat petani nantinya bisa segera merasakan manfaatnya dalam mengelola lahan dan mengakses air irigasi tanpa ada kesulitan dalam hal pengairan, yang juga nantinya dalam hasil panen para petani diharapkan lebih baik dari tahun sebelumnya”.
Di akhir pembicaraan Ketua Hippa Desa Bringin menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,karena dengan adanya P3TGAI masyarakat petani merasa terbantu nantinya. (yudha)










