Berita Merangin, Akuratmedinews Com-Oknum mantan kades beringin tinggi kecamatan jangkat timur, diduga mencairkan proyek fiktif jalan usaha tani sebesar 200 juta untuk kepentingan pribadi,
Ketua BPD TEDi desa beringin tinggi angkat bicara di saat kofirmasi media ini lewat TLP Waatsap nya membenarkan bahwa Jalan usaha tani menuju sugai lirik memang benar belom di kerjakan sampai saat ini malah saya ketua BPD telah berkali kali meyurati mantan kades Tohirin tapi tidak di indahkan baru ini baru ada respon dari mantan kades Tohirin untuk mengerjakan jalan usaha tani tersebut hari Senen ini Ketua BPD minta pendapat lewat tlponya bagai mana kira kira bang dia mau gerjakan Senen ini sementara pekerjaan jalan usaha tani tersebut DD anggaran tahap pertama sedang kan sekarang telah mencairkan tahap dua dan tiga , media ini menjelaskan itu resiko mantan kades walaupun dikerjakan atau tidak itu sudah pelanggaran,sabtu24/12/2022
“Pemerintah berulang kali selalu mengingatkan kepada seluruh kepala desa jangan main-main dengan dana desa. Himbauan presiden joko widodo memerintahkan kepada seluruh aparat penegak hukum, bahkan lembaga anti rasuah Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) untuk mengawasi dana tersebut. Bukan itu saja seluruh elemen masyarakat termasuk Pers agar berperan aktif untuk mengawasi sehingga tingkat kebocoran uang negara bisa diselamatkan.
“Warning presiden nampaknya bagi oknum mantan kades beringin tinggi kecamatan jangkat timur. Kabupaten Merangin yang diduga mencairkan proyek fiktif peningkatan jalan usaha tani sungai lirik. Tahun anggaran 2022 triwulan pertama.
Wartawan akurat langsung turun melakukan infestigasi dilapangan dan mewancarai beberapa sumber yang berkopeten termasuk kepala desa terpilih.
Terbitnya UU Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa menjadikan dana desa sesuatu hal yang sangat menggiurkan karena nilai dana desa mencapai 1 M. Adanya kasus yang menyeret oknum aparatur desa, menjadikan pengelolaan keuangan dana desa benar-benar sangat perlu dikawal, dan diawasi oleh semua lapisan.
Salah seorang tokoh masyarakat ketika dimintai tanggapan sehubungan ada dugaan proyek fiktif yang dicairkan mantan kades.desa Berigin tinggi Mengatakan. Proyek jalan usaha tani menuju sungai lirik merupakan akses jalan yang memang dibutuhkan masyarakat, mengingat masyarakat didaerahnya menggantungkan hidupnya dari pertanian sebagai sumber penghidupan dalam melangsungkan kehidupannya sehari sehari
Dengan tidak dilaksanakan proyek tersebut hasil musdes yang sudah diketok palu kepala desa dengan BPD. Jelas melukai hati masyarakat beringi tingtinggi, tegas salah satu lembaga puduli daerah sendiri panglima Pedas.
Sementara Kepala Desa terpilih Madi ketika dikonfirmasi media ini beberapa waktu lalu menjelaskan sehubungan proyek fiktif yang dicairkan mantan kades Tahirin tahap satu, sayo tidak tau dikernakan saya baru menjabat jadi kepala desa, persoalan proyek jalan peningkatan usaha tani,itu mantan kades Tahirin jelas madi kades baru,
saya menjabat jadi kepala desa definitif diperiode triwulan kedua hingga sekarang. Selama saya jadi kades saya siap mempertaggung jawabkan pengelolaan dana desa. tahap dua dan tiga Jadi disarankan oleh kades madi kemedia ini agar menemui mantan kades untuk menanyakan langsung kepada.mantan kades yang lama Tegas Kades Madi.
Sementara mantan kades beringin tinggi ketika dihubugi via telepon untuk mengklarifikasi kegiatan jalan usaha tani… tidak bisa dihubungi..menurut masyarakat mantan kades memang susah dihubungi apalagi nomor yang tidak terdaftar.. (Madi)










