PROBOLINGGO,akuratmedianews.com-Program Keluarga harapan atau yang sering kita kenal dengan sebutan PKH merupakan program pemerintah dalam upaya mengentas kemiskinan bagi seluruh masyarakat,baik di kota maupun didesa.
Guna berjalan sesuai tupoksinya,Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko melakukan silaturahim sekaligus melakukan audiensi bersama SDM PKH Kabupaten Probolinggo.
Acara yang digelar di Guest House Kraksaan dihadiri pula oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo Achmad Arif dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto.Jum’at (27/5/2022).
Dalam kesempatan tersebut,Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko menyampaikan harapannya agar seluruh SDM PKH dikabupaten Probolinggo bisa membantu kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah. Sebab seorang pimpinan maupun OPD tidak akan mampu menyelesaikan masalah kemiskinan tanpa adanya komitmen dari semua pihak.Apalagi program pengentasan kemiskinan menjadi perhatian bersama.
“Perlu adanya keberanian.Dimana,disaat dilapangan didapatkan warga yang sudah tidak sesuai syarat untuk menjadi daftar penerima program PKH ternyata masih terdaftar di DTKS.Jika SDM PKH mempunyai kendala di lapangan terkait adanya orang yang sudah tidak berhak menerima program PKH bisa disosialisasikan dengan pemerintah desa setempat untuk dilakukan pembatasan atau di Musdeskan (Musyawarah Desa).”Jelas Plt Bupati Probolinggo.
Plt Bupati Timbul meminta agar anggota SDM PKH untuk melakukan pendataan terhadap warga penerima yang layak dan tidak layak untuk selanjutnya dilaporkan ke Dinsos Kabupaten Probolinggo maupun DPMD Kabupaten Probolinggo.
Menurutnya,jika ingin kabupaten Probolinggo segera keluar dari garis kemiskininan yang selama ini ada,maka kita harus berkomitmen,dimana bantuan harus diberikan kepada orang-orang yang memang berhak dan layak ,sehingga telat sasaran,dengan harapan nantinya bisa mampu mengangkat harkat dan martabat masyarakat di wilayah Kabupaten Probolinggo.
“Kalau begini terus, masalah kemiskinan ini tidak akan selesai. Nanti dari data yang sudah adaada, DPMD maupun Dinsos bisa langsung berkoordinasi dengan desa agar segera dilakukan Musdes untuk merevisi data yang ada agar lebih tepat sasaran.”jelas Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko
Sementara itu,Ketua Paguyuban SDM PKH Kabupaten Probolinggo Mashudi menjelaskan selain dalam rangka ajang silaturahim, kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan program PKH kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo sebagai upaya pengentasan kemiskinan.
“SDM PKH ini tugasnya membantu kelancaran program PKH. Teman-teman ini posisinya sebagai tenaga kontrak. Dalam pelaksanaannya setiap tahun khawatir programnya habis. Untuk memaksimalkan program kemiskinan perlu kebijakan agar bisa mendorong maksimalisasi kinerja teman-teman di lapangan,” ujarnya.
Sementara Korkab PKH Probolinggo (Koordinator PKH Kabupaten) Fathurrozi Amien menyampaikan PKH ini merupakan program bantuan bersyarat. Bukan hanya miskin saja, tetapi penerima manfaat dari program ini juga harus memenuhi syarat dan ketentuan-ketentuan yang ada.Dimana salah satu tujuan dari program PKH adalah agar bisa memutus rantai kemiskinan, sehingga setelah menjadi KPM,mereka bisa mandiri dan sejahtera secara ekonomi.
“Untuk penerima PKH ini harus terdaftar dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) kecamatan,syaratnya mencakup bidang kesehatan (ibu hamil dan balita), pendidikan (ada anak sekolah SD hingga SMA) dan kesejahteraan sosial (disabilitas dan lansia).Jika salah satu dari syarat tersebut hilang,maka bansos dari program PKH tidak bisa diberikan kepada KPM (warga penerima/red).” Jelasnya ( shol )










