banner 728x250

Raih Omzet Ratusan Juta Rupiah per Bulan, Gubernur Khofifah Apresiasi KDMP Pucangan Tuban

  • Bagikan
TINJAU KOPERASI DESA : Guernur JAwa Timur Khofifah Meninjau salah Satu koperasi Desa Merah Putih di Tuban
banner 780X90

Akuratmedianews.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, memberikan apresiasi tinggi kepada Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, yang berhasil membukukan omzet penjualan sembako mencapai Rp620 juta per bulan.

Apresiasi itu disampaikan Gubernur Khofifah saat meninjau langsung gerai KDMP Pucangan, Senin (21/7/2025), usai peluncuran nasional KDMP oleh Presiden RI, Prabowo Subianto secara daring.

“Keberhasilan KDMP Pucangan ini sangat luar biasa dan layak menjadi contoh bagi desa-desa lain. Namun perlu ada pengaturan agar kehadirannya tidak menimbulkan gesekan dengan pelaku UMKM lokal,” ujar Khofifah.

Khofifah menyebutkan, hingga saat ini sudah terbentuk sebanyak 8.494 KDMP maupun KKMP berbadan hukum di seluruh desa dan kelurahan di Jawa Timur. Dengan capaian tersebut, Jawa Timur menjadi provinsi terbanyak dan tercepat dalam membentuk koperasi berbasis desa.

“Dari total 103 KDMP yang beroperasi secara nasional, 23 di antaranya ada di Jawa Timur. Ini tak lepas dari kerja sama lintas sektor, mulai dari pemerintah desa hingga Kemenkumham,” tambahnya.

Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, atau yang akrab disapa Mas Lindra menyampaikan bahwa Kabupaten Tuban telah membentuk 328 KDMP di seluruh wilayah desa dan kelurahan. Menurutnya, ini menjadi bukti keseriusan daerah dalam mendukung program pemerintah pusat dan provinsi.

“Kehadiran KDMP harus harmonis dengan pelaku ekonomi lokal yang sudah lebih dulu eksis. Kami akan atur mekanismenya agar roda ekonomi desa bisa bergerak bersama,” ujarnya.

Mas Lindra menjelaskan bahwa KDMP tidak hanya akan melayani kebutuhan sembako, gas LPG, pupuk, dan obat-obatan. Ke depannya, koperasi ini juga akan merambah ke layanan keuangan seperti simpan pinjam, perbankan, hingga layanan publik seperti Samsat.

“KDMP ini akan menjadi sentra perekonomian desa yang digerakkan dari sektor rumah tangga. Ini sejalan dengan semangat dari desa, oleh desa, dan untuk desa,”terangnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan dari pemerintah pusat dan Pemprov Jatim yang telah mendorong integrasi KDMP dengan BUMN dan BUMD seperti Bulog, Pertamina, dan Kimia Farma.

“Keberadaan KDMP merupakan bagian dari strategi pembangunan ekonomi yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan. Ini menjadi pondasi penting dalam mendorong kemandirian desa,” pungkasnya.

banner 780X90
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *