PROBOLINGGO,akuratmedianews.com-Sebelas warga dari sejumlah warung dan rumah karaoke diamankan Tim gabungan Satpol PP Kota Probolinggo dalam razia operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) pada Sabtu (18/6/2022) malam.
Razia itu digelar dalam upaya menjaga ketertiban umum diwilayahnya. Operasi yang digelar mulai pukul 20.30 wib tersebut pertama kali menyisir jalan Prof Hamka. Di lokasi tersebut, ada 4 orang yang diamankan.Mereka merupakan pemilik warung penyedia tempat karaoke berinisial SU (38).Selain itu,petugas juga mengamankan tiga pemandu ditempat yang sama,mereka adalah UY, 23; HN, 24 dan SD, 33.
Selanjutnya,petugas bergeser ke sebuah rumah di Jalan A.A Maramis. Di lokasi itu, petugas kembali mengamankan 4 orang,mereka adalah AL (23) dan tiga pemandu lagu lainnya NAL(19) IDC (24) dan DJ (46)
Selain dua tempat tersebut,area Stadion Bayuangga juga tidak luput dari sasaran Satpol PP Kota Probolinggo.Sedikitnya ada tiga remaja yang diamankan,yakni W (15),B(16) dan AS (15).Ketiganya diamankan lantaran tengah menggelar pesta miras (minuman keras).
“Untuk rumah dan warung, kami razia karena banyak keluhan dari warga.Dimana saat malam tiba,tempat tersebut dibuat tempat karaoke dengan suara keras. Sehingga mengganggu ketenteraman warga,” terang Kepala Satpol PP Aman Suryaman.
Sejumlah warga yang diamankan itu, lantas dibawa ke markas Satpol PP. Selanjutnya, dilakukan pendataan.
“Para pelanggar menulis surat pernyataan pelanggaran ketenteraman dan ketertiban umum,” beber Aman.
Sementara 3 pelajar yang terjaring razia, dikenai sanksi fisik. Kemudian pembinaan dengan memanggil orang tuanya atau keluarga untuk menjemput. Keluarga harus menunjukkan kartu keluarga (KK).
Selain mengamankan sejumlah warga, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya miras yang didapat dari sejumlah lokasi.
“Untuk miras yang ditemukan di warung Laweyan diketahui dibawa sendiri oleh pengunjung,” terang Aman.
Para pemandu lagu yang diketahui berada di warung itu, juga disebutkan bukan disediakan pemilik warung. “Mereka (pemandu lagu) datang sendiri,” beber mantan Kadiskominfo itu.
Shol










