banner 728x250

Legislator Jember Desak Pembubaran Koperasi KJHS Bentukan Bupati

  • Bagikan
banner 780X90

ketua komisi B dprd Jember, Tabroni ( foto,dok )

Jember (akuratmedianews.com) – Kalangan legislator DPRD Kabupaten Jember mendesak agar Koperasi Konsumen Jember Harmony Sejahtera (KJHS) segera dibubarkan karena dinilai telah melakukan praktek-praktek yang melanggar kaidah dan prinsip-prinsip Koperasi.

Demikian diungkap Ketua Komisi B DPRD Jember Tabroni kepada sejumla wartawan dikantornya, Rabu (08/06/2022). “Koperasi KJHS harus dibubarkan karena tidak sesuai dengan kaidah dan prinsip-prinsip koperasi yang benar,” tegas Tabroni.

Menurut Tabroni, selain nuansa monopoli Koperasi KJHS melanggar prinsip koperasi yang harus bersifat demokratis. Sebab, semua pos jabatan strategis dalam strukturnya diisi oleh pejabat eselon II.

Tabroni bahkan menilai, Koperasi KJHS lahir dari kebijakan politik. Sehingga, bertentangan dengan prinsip kemandirian. Lembaga yang berlatar belakang seperti itu rentan diintervensi.

“Apa bisa kalau pengurus pejabat eselon II, lalu anggota ASN tanpa jabatan bisa demokratis? Koperasi juga harus mandiri. Apakah bisa berjalan jangka panjang?Sedangkan, koperasinya hidup karena kebijakan politik. Kemandirian Koperasi KJHS meragukan,” ulas politisi PDIP itu.

Anggota Komisi B Alfian Andri Wijaya berpendapat serupa. Koperasi KJHS dinilai mengandung unsur permainan yang berkelindan dengan konflik kepentingan.

“Bagaimana mungkin Dinas Koperasi bisa mengawasi Koperasi KJHS yang diurus para pejabat? Ada Inspektur disana. Apa berani? Seharusnya, yang pengurusnya bukan pejabat untuk menghindari konflik kepentingan yang mengarah korupsi, kolusi, dan nepotisme,” seloroh Alfian.

Sebagaimana diberitaan, Ketua Koperasi KJHS adalah Arismaya Parahita. Arismaya mendirikannya pada Juni 2021 lalu, saat masih menjabat Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jember. Pada Mei 2022, Arismaya pensiun, tapi masih jadi ketua koperasi.

Selebihnya, pengurus terdiri atas posisi Sekretaris yang dijabat Suko Winarno (Kadispendik), Bendahara diampu Bambang Saputro (Kadisperindag), dan pengawas Ratno Cahyadi Sembodo (Inspektur), Boby Arie Shandy (Kadiskominfo), serta Farisa J Taslim (Kabid Aset BPKAD).

Arismaya berkata, Koperasi KJHS memang baru berdiri. Dia menyebut Bupati Jember Hendy Siswanto sebagai salah seorang penggagasnya. Adapun dalih tujuan lembaga ini untuk membantu petani.

Ada 9 penggilingan yang digandeng Koperasi KJHS. Mereka bekerjasama membuat rantai bisnis beras yang bakal dijual kepada ASN sebanyak 230.000 kilogram tiap bulan. “Membeli beras dari penggilingan milik Gapoktan, dan KUD untuk mendongkrak harga gabah petani,” ucap Arismaya.(hans)

banner 780X90
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *