SIDOARJO – Akuratmedianews.com Memasuki satu tahun pemerintahan Bupati Sidoarjo Subandi dan Wakil Bupati Mimik Idayana, tingkat kepuasan publik tercatat masih berada pada angka mayoritas. Namun, hasil survei terbaru menunjukkan tren penurunan yang cukup tajam dibanding periode awal kepemimpinan.
Survei yang dirilis Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) pada 5–15 Februari 2026 mencatat tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pasangan kepala daerah tersebut sebesar 71,8 persen. Meski tergolong tinggi, angka ini mengalami penurunan signifikan dari periode sebelumnya.
Pada 100 hari pertama menjabat, kepuasan publik berada di angka 84,9 persen. Enam bulan kemudian turun menjadi 80,5 persen, dan kini merosot ke 71,8 persen pada satu tahun masa jabatan.
Direktur ARCI, Baihaqi Sirajt, menjelaskan bahwa kepuasan publik masih ditopang sejumlah capaian kinerja. Peningkatan infrastruktur menjadi faktor terbesar dengan kontribusi penilaian 17,6 persen. Selain itu, respons cepat pemerintah daerah terhadap keluhan warga diapresiasi 13,9 persen responden.
Di sektor ekonomi dan pelayanan dasar, kemajuan UMKM mendapat penilaian positif sebesar 12,7 persen, sementara peningkatan kualitas layanan kesehatan menyumbang 10,1 persen terhadap tingkat kepuasan.
Namun demikian, ARCI mencatat faktor utama yang menggerus tingkat kepercayaan publik adalah persoalan internal kepemimpinan dan persepsi kurangnya transparansi. Sebanyak 21,8 persen responden yang menyatakan tidak puas menyoroti ketidakharmonisan antara bupati dan wakil bupati yang dinilai kerap muncul di ruang publik.
Dampaknya, 30,2 persen responden menilai realisasi program prioritas belum optimal karena kedua pimpinan dianggap berjalan sendiri-sendiri. Situasi ini dinilai berpengaruh terhadap efektivitas pelaksanaan janji kampanye.
Selain mengevaluasi kinerja, survei juga memotret harapan masyarakat ke depan. Pengurangan angka pengangguran menjadi prioritas utama dengan persentase 24,7 persen. Disusul pembinaan dan dukungan bagi UMKM sebesar 20,5 persen.
Menariknya, sebanyak 14,2 persen responden secara khusus menyarankan agar Bupati dan Wakil Bupati memperbaiki hubungan dan kembali solid seperti awal masa jabatan, agar program pembangunan dapat berjalan lebih maksimal.
Survei ARCI melibatkan 1.000 responden yang tersebar di seluruh kecamatan di Sidoarjo dengan metode stratified multistage random sampling dan margin of error sebesar ±3,2 persen.(Red).










