LUMAJANG, Akuratmedianews.com – Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lumajang, Supratman, S.H., Menyoroti soal Sarana Prasarana (Sarpras) yang kondisinya sudah tidak layak. Terutama untuk sarpras di dunia pendidikan.
Supratman meminta agar pemerintah daerah segera memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan yang rusak.
“Jangan dibiarkan begitu saja, kasihan itu, apalagi sekolah yang rusak itu lokasinya jauh dari perkotaan dan bahkan gurunya pun jumlahnya terbatas,” keluhnya, ketika dikonfirmasi via telpon pada Kamis (13/10) siang.
Seharusnya, kalau terjadi kerusakan dan tidak layak untuk dipakai baik itu fasilitas sekolah maupun rumah dinas guru harus segera diperbaiki, meski tidak bisa sekaligus namun tetap harus mendapat perhatian dan prosesnya bertahap.
Masih menurut Supratman, hingga sekarang masih banyak sekolah yang kekurangan ruang kelas karena rusak, terutama untuk Sekolah Dasar (SD) dan hal ini hampir terjadi di seluruh kecamatan. Untuk sekolah yang masih banyak kekurangan ruang kelas karena rusak, tentu harus menjadi perhatian Dinas Pendidikan.
Kerusakan fasilitas sekolah yang cukup banyak ini sudah disampaikan kepada pihak eksekutif, namun seperti tidak ada greget untuk memperbaikinya.
Sikap abai ini menurut Supratman kontradiksi dengan tekad Bupatinya yang ingin menaikan Indek Pembangunan Manusia (IPM) Lumjang yang terjerembab di tingkat bawah.
Satu sisi ingin IPM naik, namun sisi lain tidak peduli dengan sarpras dunia pendidikan. Lumajang ditengarai lebih peduli kepada proyek lain yang pembangunannya tidak terkait dengan dunia pendidikan.
“Posisi IPM kita ini sangat rendah di Jawa Timur, kalau ingin meningkat jangan hanya bicara Sumber Daya Manusia (SDM) tapi lihat sarpras kita kondisinya sudah sangat menghawatirkan, bagaiana mau IPM naik kalau sudah seperti ini,” tegasnya.
Sementara itu Pemerhati Pendidikan mengatakan, Selama Kepemimpinan Bupati sekarang ini Porsi terbesar Dana dana Pembangunan bayak sekali yang diperuntukan untuk Perbaikan Saluran air dan Jalan,”untuk itu Ia berharap Pemerintah untuk Fokus pada Renovasi dan Perbaikan Prasarana Sekolah yang banyak membutuhkan Perbaikan .” Pintanya sambil Geleng geleng kepala
Masih menurutnya. Ia meminta agar pihak Dinas Pendidikan aktif melakukan pendataan terhadap jumlah sekolah yang masih kekurangan sarana dan prasarana serta fasilitasnya, sehingga setiap tahun bisa dievaluasi mana yang sudah terpenuhi kekurangannya dan mana yang belum.










