banner 728x250

Zikir Kebangsaan di Masjid Istiqlal, Maharaja Kutai Mulawarman Ajak Jaga Keberkahan dan Bela Negara

  • Bagikan
Maharaja Kutai Mulawarman, Prof. Dr. M.S.P.A. Iansyah Rechza, FW., Ph.D (kanan) bersama Menko Pangan RI Zulkifili Hasan (Kiri). (Foto : Istimewa)9
banner 780X90

Akuratmedianews.com — Puluhan ribu jamaah dari berbagai penjuru Nusantara berkumpul dalam dzikir kebangsaan dan ikrar bela negara yang digelar oleh Jamiyyah Ahlith Thariqah Al Mu’tabaroh Ahlussunnah wal Jamaah (JATMAN Aswaja) untuk menyambut Dirgahayu ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sekretaris Jenderal JATMAN Aswaja Helmy Faishal Zaini mengatakan bahwa lebih dari 50 ribu jamaah memadati lantai satu, dua, dan tiga Masjid Istiqlal.

“Ini adalah momentum yang mempertemukan semangat keagamaan dan kebangsaan. Nasionalisme dan agama adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan,” ujarnya dalam keterangan tertulis diterima redaksi, Senin (11/8/2025).

Turut hadir Duli Yang Maha Mulia Sri Paduka Baginda Berdaulat Agung Maharaja Kutai Mulawarman, Prof. Dr. M.S.P.A. Iansyah Rechza, FW., Ph.D, didampingi para pemuka adat, tokoh agama, serta perwakilan masyarakat dari berbagai daerah.

Kehadiran Menteri koordinator Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding, serta Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, mempertegas dukungan penuh pemerintah terhadap semangat kebangsaan yang diusung acara ini.

Juga hadir mantan anggota Wantimpres sekaligus Ketua Umum JATMAN Aswaja, Habib Luthfi bin Yahya, serta sejumlah tokoh dari luar negeri, seperti, Menteri Besar Negeri Selangor Malaysia, tampak juga AKBP Jajang Hasan Basri Kasubditpolmas Ditbinmas Polda Metro Jaya, dan banyak lagi.

Dalam keterangan resminya, Baginda Maharaja Kutai Mulawarman menyampaikan Sabda dan Titah Diraja Nusantara, yang menegaskan pentingnya bahwa Kembali ke UUD 1945 Asli demi menjaga marwah bangsa.

“Penataan parlemen kebangsaan yang melibatkan peran Raja dan Sultan Nusantara, termasuk dalam mengisi Dewan Pertimbangan Agung (DPA) RI. Dan, penguatan ketahanan pangan rakyat di seluruh Indonesia sebagai pilar kedaulatan bangsa,” kata Maharaja Kutai Mulawarman.

“Zikir ini adalah napas persatuan, dan Ikrar Bela Negara adalah janji suci untuk menjaga Indonesia dengan hati ikhlas dan jiwa teguh. Indonesia berdiri karena persatuan, tegak karena iman, dan mulia karena akhlak. Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan, menguatkan persaudaraan, dan menjadikan negeri ini selalu dalam lindungan-Nya,” tambahnya.

Maharaja Kutai Mulawarman menyampaikan bahwa isi Ikrar Bela Negara yang dibacakan para tokoh lintas agama pada kesempatan ini mencakup empat komitmen utama.

“Pertama, kesetiaan pada Pancasila dan UUD 1945  Loyal terhadap dasar negara dan konstitusi, serta siap menjaga keutuhan NKRI sebagai wujud cinta tanah air. Kedua, komitmen Menjaga Moderasi Beragama Memelihara sikap moderat dalam kehidupan beragama sebagai penangkal ekstremisme,” jelasnya.

Menurut dia, Penolakan terhadap Kekerasan dan Ekstremisme atas Nama Agama  Menolak segala bentuk kekerasan dan paham radikal yang mengatasnamakan agama atau ideologi apapun.

“Menjaga Toleransi Antarumat Beragama Mempererat persaudaraan, kemanusiaan, dan iman demi keutuhan bangsa,” imbuh dia.

Acara ditutup dengan doa bersama, diiringi suasana haru dan semangat kebangsaan. Kehadiran para pemimpin adat, tokoh agama, perwakilan pemerintah, dan tamu mancanegara, menegaskan bahwa persatuan spiritual dan moral adalah benteng kokoh kejayaan Indonesia.

Terpantau, M.Kamri Bin Kamaruddin merupakan seorang ahli politik Malaysia yang telah berkhidmat sebagai Timbalan Yang di-Pertua Dewan Undangan Negeri Selangor.

banner 780X90
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *