banner 728x250

Pasar Tumpah di Ngariboyo Kepung Jalan Raya, Aktivitas Pagi Hari Ganggu Lalu Lintas

  • Bagikan
banner 780X90

 

Magetan – Akuratmedianews.com Aktivitas pasar tradisional di Desa Ngariboyo, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, kembali menjadi sorotan. Fenomena pasar tumpah yang terjadi setiap pagi dinilai semakin mempersempit ruang jalan dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas masyarakat.

Berdasarkan pantauan pada Senin (06/04/2026) sekitar pukul 06.40 WIB, pedagang terlihat menggelar lapak hingga ke badan jalan. Sejumlah kendaraan milik pembeli juga terparkir di tepi jalan, bahkan mendekati area lampu lalu lintas di sisi utara pasar, sehingga memperparah kondisi penyempitan ruas jalan.

Situasi ini membuat kendaraan dari dua arah tidak dapat melintas secara bersamaan. Pengendara harus bergantian melewati jalur yang tersisa, menyebabkan antrean dan perlambatan arus lalu lintas, khususnya pada jam sibuk saat warga berangkat kerja dan pelajar menuju sekolah.

Selain mengganggu kelancaran, kondisi tersebut juga meningkatkan potensi risiko di jalan raya. Minimnya ruang bagi pejalan kaki membuat mereka harus berbagi jalur dengan kendaraan. Anak-anak sekolah menjadi kelompok yang paling rentan, terutama saat kepadatan mencapai puncaknya di pagi hari.

Penjabat (Pj) Kepala Desa Ngariboyo, Sukadi, mengungkapkan bahwa persoalan ini bukan hal baru. Pemerintah desa, kata dia, telah mengusulkan relokasi pasar sebagai solusi jangka panjang.
“Pengajuan relokasi sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Namun hingga kini masih menunggu kejelasan dari pemerintah kabupaten,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Ketua BPD Desa Ngariboyo, Subiyanto. Ia menilai keberadaan pasar yang meluber ke jalan sudah mengganggu fungsi utama jalan sebagai fasilitas publik.

“Setiap pagi kondisi ini terus berulang. Jalan menjadi sempit karena aktivitas jual beli. Ini bukan hanya soal kemacetan, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, diperlukan langkah konkret dari pemerintah daerah untuk menata ulang kawasan pasar agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban umum.

Warga pun berharap ada solusi cepat dan tepat, baik melalui penataan lokasi berdagang maupun percepatan relokasi pasar, sehingga permasalahan kemacetan dan potensi kecelakaan di kawasan Ngariboyo dapat segera teratasi.(Hst).

banner 780X90
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *