BHS memberi bantuan ke warga
SIDOARJO Akurat Media News– Politisi Gerindra, Ir Bambang Haryo Soekartono meminta agar Pemerintah Kabupaten Sidoarjo lakukan penanganan cepat terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang banyak menyerang warga.
Hal itu diungkapkan Pria yang akrab di sapa BHS setelah mendapat laporan adanya 10 orang warga di Desa Tebel, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo yang terjangkit DBD yang disebabkan Nyamuk Aedes Aegypti tersebut.
“Pemerintah Daerah (Pemkab Sidoarjo red) harus sigap dalam menangani kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Sidoarjo,” kata Bambang Haryo Soekartono, Selasa (24/5/2022).
BHS mengungkapkan jika dirinya bersama relawan BHS Peduli serta DPC Partai Gerindra, Sidoarjo setelah mendapat laporan terkait adanya 10 kasus demam berdarah di Desa Tebel, pihaknya langsung turun gerak cepat melakukan fogging untuk antisipasi kasus susulan atau semakin banyak warga yang terjangkit DBD
“Kami menerima laporan dari koordinator Gerindra Kecamatan Gedangan, bahwa kasus demam berdarah di wilayahnya cukup banyak dan belum ada respon dari Dinas terkait,” ungkap Bambang Haryo.
Lebih jauh BHS menambahkan jika warga setempat sudah melaporkan ke pihak Dinas terkait, tetap responnya sangatlah lambat bahkan ada syarat tertentu.
“Dari curhatan warga bahwa Dinas terkait memberikan syarat yang cenderung memberatkan warga. Seperti, harus ada warga yang sudah diopname dulu akibat DBD, baru fogging atau penyemprotan bisa dilakukan. Saya harap dinas terkait dapat merespon dengan cepat keluhan warga terkait kasus DBD. Apalagi menyangkut nyawa dan kesehatan khalayak harus dikedepankan,” harapnya
Dirinya meminta kepada seluruh warga agar segera melaporkan jika ada kasus DBD di daerahnya, agar cepat ada tindakan yang dilakukan dinas maupun pemerintah daerah.
“Kalau ada kasus DBD segera menginformasikan kepada petugas RT dan RW desa setempat untuk segala dilakukan tindakan,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekertaris DPC Partai Gerindra Sidoarjo, Sujayadi mengatakan jika pihaknya telah melakukan koordinasi dengan fraksi Gerindra DPRD Sidoarjo terkait penanganan DBD.
“Kami harap Dinas terkait agar merespon dengan cepat jika ada kasus DBD tanpa memberikan syarat yang memberatkan,” katanya
“Sampai saat ini kami tetap mengkritisi lambannya penanganan pemerintah daerah dalam mengatasi kasus DBD di Sidoarjo. Mengingat kesehatan adalah hal utama yang harusnya tak boleh ada syarat yang memberatkan warga untuk mendapatkan layanan kesehatan,” imbuh Sujayadi
Sementara itu, Ny, Mistifa wanita paruh baya yang dikunjungi BHS ini memilih melakukan perawatan mandiri selama DBD yang ia derita. Obat – obatan herbal dan ramuan tradisional ia yakini jadi faktor penyembuh DBD.
“Saya kena DBD itu pas hari raya Idul Fitri kemarin. Badan panas tinggi, kaki bengkak hingga gakbisa jalan beberapa hari setelah itu muncul bintik merah dibadan. Akhirnya saya pakai ramuan tradisional kurma, madu, telur dan herbal lainnya Alhamdulillah sembuh,” paparnya.
Dalam kegiatan Bambang Haryo Soekartono bersama relawan BHS Peduli dan DPC Gerindra Sidoarjo, selain melakukan fogging dan menempelkan sejumlah poster himbauan dan penanganan DBD. BHS juga mengunjungi dan memberikan bantuan ke salah satu warga yang baru saja sembuh dari DBD. (Dik)










