Esa Mariya Puspitasari, S.Psi., M.Psi. Tim Rumah Psikologi Golkar Sidoarjo
SIDOARJO, Akurat Media News– Tim Rumah Psikologi Golkar (RPG) Sidoarjo menyoroti maraknya aksi kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak. Organisasi sosial yang dibentuk DPD Partai Golkar Sidoarjo ini berharap semua stekholder dan pemangku kebijakan serta peran masayarakat untuk ikut berperan aktif penanggulangan permasalahan kejahatan anak.
Hal itu setelah RPG mendapat laporan warga terkait kasus pencabulan di Kota Delta.
Tim RPG, Psikolog Forensik, Esa Mariya Puspitasari, S.Psi., M.Psi. menjelaskan jika ada kasus yang masuk dimejanya tentang pencabulan dengan korban anak perempuan dibawah umur yang terjadi di salah satu Desa di Kabupaten Sidoarjo.
Esa yang juga founder dari Biro Lembaga Pelayanan Psikologi dan Pengembangan SDM (LP3S) SAKA ini mengaku mendapat laporan dan sudah melakukan pendampingan kasus dugaan pencabulan di Sidoarjo.
“Rumah Psikologi Golkar beberapa kali mendapat laporan permasalahan perempuan dan kejahatan anak.bterakhir kami mendapat laporan kasus kekerasan dan pencabulan dengan korban anak yang masih dibawah umur, bahkan yang terakhir ada yang sampai hamil,” ungkapnya.
Lulusan Psikolog S1 Psikolog Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan S2 Untag Surabaya ini memaparkan jika banyak alasan korban aksi pencabulan mengapa tidak mau bercerita jujur atau melaporkan kejadian yang menimpanya ke pihak keluarga ataupun orang tua, karena beberapa faktor. Dan lagi sekitar 90% pelaku kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak ialah orang yang mereka kenal.
“Trauma pada anak bisa berlangsung lebih lama dan semakin intens saat mereka kembali melihat pelaku. Korban pelecehan dan pencabulan masih dalam usia anak, kekhawatiran dan ketakutan untuk menceritakan kekerasan seksual yang mereka alami lebih besar. Alasannya bermacam-macam, termasuk ancaman dari pelaku. Akibat dipaksa diam oleh pelaku, korban anak di bawah umur pun cenderung mengalami kekerasan seksual berkali-kali,” ungkap Esa, Senin (18/7/2022).
Esa menambahkan jika masih banyak orang yang belum sepenuhnya memahami tindak kejahatan seksual. Menurutnya, jika masalah ini dibiarkan dan tidak diedukasi orang-orang ini bisa menjadi permisif terhadap pelaku pencabulan itu sendiri. Padahal kita tahu bahwa kekerasan seksual itu bentuknya macam-macam. Tidak hanya perkosaan dan pelecehan, tetapi juga ada kekerasan yang berbentuk verbal.
“Pemulihan trauma psikologis terhadap korban memang tidak mudah dilakukan, tetapi sangat mungkin tercapai asalkan orang-orang di sekitar korban ikut membantu prosesnya. Manusia diberi kemampuan untuk pulih dan bounce back. Setiap manusia memiliki resilience, yang artinya faktor daya tahan dan daya juang untuk menghadapi dan bahkan melampaui kondisi yang sangat sulit sekalipun,” jelasnya.
Untuk permasalah kasus kejahatan yang terjadi di Sidoarjo, harapan besar saya Pemkab Sidoarjo hadir dan mengambil sikap tegas dalam permasalahan kejahatan terhadap anak ini.
“Pemkab Sidoarjo pernah mendapat predikat Kota Layak Anak, tapi kasus pencabulan dan kekerasan anak di Sidoarjo marak, maka perlu ada evaluasi dari Pemkab Sidoarjo. Pemkab Sidoarjo harus membentuk Satgas PPA yang turun langsung ke Desa Desa untuk memberikan pemahaman terkait masalah kejahatan ini. Pemkab Sidoarjo jangan hanya Sosialisasi, tapi juga harus turun langsung kemasyarakat, mengedukasi masyarakatnya bagaimana proses penanganan jika ada kasus, pelaporan kasus dan lainnya,” harapnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Sidoarjo, Adam Rusydi merasa prihatin dengan maraknya kasus kekerasan dan pencabulan anak saat ini.
“Banyak persoalan psikologi yang terjadi di masyarakat yang belum tertangani, contoh saja banyak korban maupun keluarga korban aksi kekerasan anak atau pencabulan anak yang belum atau tidak berani atau tidak tahu bagaimana melaporkan kasus yang menimpa keluarganya itu. Hal ini menjadi konsen bagi Partai Golkar Sidoarjo lewat Tim RPG ini,” ungkap Adam
Anggota DPRD Jatim dari Komisi E ini menegaskan jika selama ini kasus-kasus tersebut terjadi karena minimnya informasi terkait dunia konseling dan mahalnya biaya konseling.
“Ada laporan dugaan pencabulan dengan korban yang masih di bawah umur, tim RPG dalam proses mendampingi psikologis korban dan keluarganya. Kami juga turunkan tim Hukum kami untuk mendampingi masalah hukumnya juga. Bagi warga Sidoarjo yang membutuhkan pendampingan Psikolog silahkan datang ke tim RPG di kantor DPD Golkar Sidoarjo, danisa juga menghubungi Call Centernya di nomor 081331494929, gratis tanpa dipungut biaya,” Pungkas Adam. (Dik)










