Magetan – Akuratmedianews.com RSUD dr Sayidiman Magetan terus berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan pengembangan inklusif disabilitas yang digelar pada 22–23 April 2026.
Pelatihan ini diikuti oleh seluruh elemen rumah sakit, mulai dari juru parkir, petugas keamanan, hingga tenaga medis seperti perawat dan apoteker. Mereka mendapatkan materi terkait pengantar disabilitas, konsep dasar disabilitas, hingga berbagai hambatan yang kerap dihadapi penyandang disabilitas dalam mengakses layanan publik, khususnya layanan kesehatan.
Tak hanya teori, pada hari kedua peserta juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan penyandang disabilitas, mulai dari disabilitas tuli, netra, hingga daksa. Kegiatan ini dilengkapi dengan praktik lapangan dan roleplay untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan dalam memberikan pelayanan yang tepat dan manusiawi.
Direktur RSUD dr Sayidiman Magetan, dr. Rochmad Santoso, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya pelayanan yang lebih inklusif di lingkungan rumah sakit.
“Pelatihan ini menjadi langkah penting bagi kami untuk memastikan seluruh petugas, tanpa terkecuali, memiliki pemahaman yang sama dalam melayani penyandang disabilitas dengan baik, penuh empati, dan tanpa diskriminasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, ke depan RSUD dr Sayidiman Magetan akan terus meningkatkan kualitas layanan dengan pendekatan inklusif agar tidak ada masyarakat yang merasa terpinggirkan dalam memperoleh layanan kesehatan.
“Harapan kami, melalui pelatihan ini, pelayanan kesehatan di RSUD dr Sayidiman semakin ramah disabilitas. Tidak boleh ada satu pun masyarakat yang terlewatkan dalam pembangunan kesehatan, termasuk saudara-saudara kita dari komunitas disabilitas,” pungkasnya.(Hst).










