
Sekretaris DPC PPP Kota surabaya H. Norman Fauzi yang juga sebagai putra mantan ketua PPP Jatim dua periode tahun 1987 s/d 1997 ( Alm KH Soeleman Fadeli ) menilai itu sah-sah saja asal di perbolehkan secara aturan tapi sebenarnya bertentangan dengan AD-ART PPP. Sebab,
jabatan Ketua DPW PPP maksimal dua periode.
Apalagi dalam kepengurusan saat ini KH Mushafak Noer masuk dalam jajaran wakil ketua umum ini penghargaan dari ketum untuk jawa timur dan saya kira tidak mudah menduduki posisi strategis ini dan beliau ini kader yg memulai dari bawah dari PAC lalu ketua DPC serta ketua DPW dua periode dan saat ini menepati posisi sangat strategis sebagai Waketum DPP PPP ini adalah suatu prestasi yg terbaik buat beliau
Seandainya ketua Dpw mau maju kembali ya masih bisa karena dalam Ad Art masih ada celah bagi ketua yang sudah dua periode menduduki ketua kalau berkeinginan maju kembali maka harus ada ijin atau diskresi dari DPP
Masih menurut H Norman seharusnya DPP jauh- jauh hari membuat aturan tentang kreteria yang harus bisa di beri diskresi bagai mana kreteria yang di anggap berprestasi harus ada aturan baku biar ketum tidak di anggap tebang pilih oleh sebagian kader
Perlu di ketahui di jatim ini banyak tokoh-tokoh potensial yang bisa melanjutkan ke pemimpinan KH Mushafak ada Bupati Bangkalan Ra Latif ada neng Ema gus mahdi bahkan Gus Ipul ( Saifullah Yusuf ) pun layak untuk dilirik sebagai nakoda PPP Jawa timur untuk meningkatkan perolehan suara di 2024 nanti biar seiring dengan target Ketum pangkasnya ( sugihanto)
4.5
4.5